Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 98-88-4

Benzoyl Chloride (DualSeal), CAS 98-88-4, TCI B6723

Benzoyl Chloride (DualSeal), CAS 98-88-4, TCI B6723

Identitas Kimia

Nama lain
Benzoic Acid Chloride (DualSeal) · alpha-Chlorobenzaldehyde (DualSeal) · Phenylcarbonyl Chloride (DualSeal)
No. CAS
98-88-4
PubChem
CID 7412
Rumus molekul
C7H5ClO
Berat molekul
140.57 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
benzoyl chloride
SMILES
C1=CC=C(C=C1)C(=O)Cl
InChIKey
PASDCCFISLVPSO-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00000653
Harga reguler Rp 1.033.200,00
Harga reguler Rp 738.150,00 Harga obral Rp 1.033.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Benzoyl Chloride (DualSeal) dari TCI adalah asil klorida aromatik yang menjadi salah satu reagen klasik dalam sintesis organik. Fungsinya terutama sebagai agen benzoilasi, yaitu untuk memasang gugus benzoil pada alkohol, fenol, amina, dan nukleofil lain. Di laboratorium, benzoil klorida dipakai untuk membuat ester dan amida, untuk melindungi gugus fungsi selama sintesis bertahap, dan untuk membuat turunan senyawa yang memudahkan analisis. Kemasan DualSeal dari TCI dirancang untuk menjaga reagen yang peka kelembapan ini tetap dalam kondisi baik.

Benzoil klorida sangat reaktif terhadap nukleofil. Reaksi asilasi umumnya berlangsung cepat dalam kondisi yang relatif sederhana, misalnya dengan basa amina atau pada kondisi Schotten–Baumann. Kekurangannya, reagen ini mudah terhidrolisis oleh air atau kelembapan udara menjadi asam benzoat dan hidrogen klorida, sehingga mutunya bisa turun bila wadah sering dibuka. Di sinilah kemasan DualSeal berperan: penutup berlapis membantu meminimalkan masuknya udara lembap sehingga reagen tetap berkualitas meski diambil berulang kali. Ukuran 25 mL praktis untuk pemakaian bertahap.

Di laboratorium Indonesia yang beriklim tropis dan berkelembapan tinggi, menjaga reagen peka air memang menjadi tantangan tersendiri. Kemasan DualSeal menjadi solusi yang bermanfaat untuk masalah ini. Benzoil klorida dipakai luas di laboratorium kimia organik universitas, riset farmasi, dan pengembangan material. Reagen ini juga berguna dalam praktikum sintesis tingkat lanjut, misalnya pembuatan ester dan amida untuk mengajarkan konsep substitusi asil nukleofilik.

  • Benzoilasi alkohol dan fenol: reagen ini mengubah gugus hidroksil menjadi ester benzoat yang stabil, berguna sebagai produk akhir maupun sebagai gugus pelindung sementara.
  • Sintesis amida (benzamida): reaksi dengan amina primer atau sekunder menghasilkan amida secara efisien, sehingga banyak dipakai dalam sintesis senyawa farmasi dan intermediat.
  • Gugus pelindung dalam sintesis bertahap: gugus benzoil melindungi alkohol atau amina dan dapat dilepas kembali, sehingga cocok untuk sintesis karbohidrat dan nukleosida.
  • Derivatisasi analitik: benzoilasi dapat memperbaiki sifat deteksi atau pemisahan amina dan alkohol dalam analisis kromatografi, sehingga membantu identifikasi senyawa.
  • Praktikum kimia organik: reaksi Schotten–Baumann dengan benzoil klorida sering dipakai untuk mendemonstrasikan substitusi asil nukleofilik secara jelas kepada mahasiswa.

Merek TCI (kode produk B6723)
Nomor CAS 98-88-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori TCI
Ukuran kemasan 25mL (kemasan DualSeal)
Bentuk fisik cairan
Penyimpanan wadah tertutup rapat, terlindung dari kelembapan, di tempat sejuk sesuai label

Benzoil klorida bersifat korosif, lakrimator (merangsang keluarnya air mata), dan bereaksi dengan air menghasilkan hidrogen klorida. Simpan dalam kemasan DualSeal yang selalu tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari air, alkohol, basa, dan oksidator. Ambil reagen dengan syringe kering melalui segel bila memungkinkan, dan selalu bekerja di lemari asam. Gunakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pengaman atau pelindung wajah, dan jas laboratorium. Pelajari SDS sebelum digunakan, dan netralkan atau buang limbah sesuai prosedur institusi.

  • Chen dkk. (2013). Autoignition Temperature Data for Isopropyl Chloride, Butyl Chloride, Isobutyl Chloride, Pentyl Chloride, Pentyl Bromide, Chlorocyclohexane, and Benzoyl Chloride. Industrial & Engineering Chemistry Research doi:10.1021/ie302761z
  • Osajda dkk. (2002). The reactions of 2-(chloroseleno)benzoyl chloride with nucleophiles. Tetrahedron doi:10.1016/s0040-4020(02)00789-5
  • К. Boshkayeva (2016). Infrared Spectroscopic Study Dihydroquercetin and its New Substances with Benzoyl Chloride. Clinical Medicine Research doi:10.11648/j.cmr.s.2016050202.11

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.