Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 7089-67-0

4-Bromo-1,10-phenanthroline TCI B6939

4-Bromo-1,10-phenanthroline TCI B6939
Harga reguler Rp 3.232.950,00
Harga reguler Harga obral Rp 3.232.950,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

4-Bromo-1,10-phenanthroline adalah turunan terhalogenasi dari 1,10-fenantrolin, salah satu ligan penyumbang nitrogen paling klasik dan paling banyak dipakai dalam kimia koordinasi. Kerangka trisiklik datar dengan dua atom nitrogen yang saling berhadapan membuat senyawa ini mampu mengikat ion logam secara bidentat dengan kuat dan membentuk kompelks khelat yang stabil. Penambahan atom brom pada posisi keempat memberi nilai lebih, yaitu adanya titik pegangan sintetis yang memungkinkan ligan ini dimodifikasi lebih jauh sesuai kebutuhan penelitian katalisis maupun material.

Sifat yang membuat senyawa ini dipilih adalah kombinasi kemampuan khelasi yang kuat dengan kemudahan derivatisasi. Sebagai ligan, fenantrolin memberikan bidang koordinasi yang kaku sehingga geometri kompleks logam lebih mudah diprediksi dan kompleks yang terbentuk umumnya tahan terhadap disosiasi. Sistem aromatik terkonjugasinya juga mendukung transfer muatan logam–ligan yang menjadi dasar sifat fotofisika banyak fotokatalis. Ikatan karbon–bromin pada posisi empat dapat diubah melalui penggandengan silang terkatalisis paladium, pertukaran halogen–logam, maupun substitusi nukleofilik, sehingga peneliti dapat menyisipkan gugus penarik atau pendorong elektron untuk menyetel potensial redoks dan kelarutan kompleks akhir.

Di laboratorium Indonesia, ligan fenantrolin banyak digunakan dalam riset katalisis logam transisi, kimia analitik, dan pengembangan material fungsional. Tersedianya dua pilihan kemasan, 200 mg dan 1 g, memudahkan penyesuaian dengan skala pekerjaan, mulai dari uji pendahuluan kondisi reaksi hingga sintesis kompleks logam dalam jumlah yang lebih besar untuk karakterisasi lanjutan.

  • Sintesis kompleks logam transisi: dua atom nitrogen berkhelat kuat pada logam seperti tembaga, besi, rutenium, dan iridium untuk membentuk kompleks yang stabil.
  • Katalisis penggandengan terkatalisis tembaga: fenantrolin berperan sebagai ligan pendukung yang mempercepat reaksi aminasi dan eterifikasi Ullmann pada kondisi lebih lunak.
  • Pembuatan ligan termodifikasi: atom brom menjadi titik masuk reaksi Suzuki, Sonogashira, atau Buchwald–Hartwig untuk menyisipkan gugus fungsi tambahan.
  • Pengembangan fotokatalis dan material pemancar cahaya: kerangka terkonjugasi mendukung transisi transfer muatan yang menentukan sifat serapan serta emisi kompleks.
  • Penyetelan sifat elektronik ligan: substituen brom yang bersifat menarik elektron memengaruhi potensial redoks pusat logam sehingga aktivitas katalitik dapat dioptimalkan.

Merek TCI
Nomor CAS 7089-67-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Nitrogen-Donor Ligands [Catalysis]
Ukuran kemasan 200 mg dan 1 g
Bentuk fisik padatan
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya

Simpan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, karena senyawa heteroaromatik terhalogenasi sebaiknya dijauhkan dari panas dan kelembapan. Turunan fenantrolin bersifat pengkhelat kuat sehingga sebaiknya dijauhkan dari larutan garam logam agar tidak terjadi kontaminasi yang mengganggu pemakaian berikutnya. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan lakukan penimbangan di lemari asam untuk menghindari terhirupnya debu. Pakai spatula bersih dan kering, tutup botol segera setelah digunakan, serta kumpulkan limbah sebagai limbah kimia organik terhalogenasi.

—