o-Cresol (2-metilfenol) adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis molekul kompleks. Bahan ini memiliki struktur fenol dengan gugus metil pada posisi orto, sehingga memengaruhi sifat kimia dan reaktivitasnya. Dalam laboratorium, o-Cresol sering digunakan sebagai bahan dasar (building block) untuk pembuatan senyawa aromatik lainnya, termasuk dalam sintesis obat, bahan kimia industri, dan bahan baku untuk produk farmasi.
o-Cresol memiliki sifat kimia yang stabil namun tetap reaktif terhadap berbagai reaksi substitusi dan oksidasi. Senyawa ini bersifat korosif dan dapat menimbulkan iritasi pada kulit dan mata. Namun, karena kemurniannya dan konsistensinya, o-Cresol menjadi pilihan utama dalam eksperimen yang membutuhkan bahan kimia dengan karakteristik tertentu.
Di laboratorium Indonesia, o-Cresol digunakan dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis organik dan analisis kualitatif. Bahan ini juga sering ditemukan dalam laboratorium kimia industri dan lembaga penelitian yang membutuhkan bahan dasar untuk eksperimen yang kompleks dan presisi tinggi.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk pengembangan obat dan bahan kimia industri
- Reaksi substitusi orto pada fenol untuk pembuatan senyawa fenolik lainnya
- Analisis kualitatif dalam identifikasi senyawa fenolik dalam sampel organik
- Pembuatan bahan baku untuk produksi bahan makanan dan bahan kosmetik
- Eksperimen kimia organik yang memerlukan bahan dasar dengan sifat reaktif dan stabil
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 95-48-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sinar matahari langsung |
o-Cresol harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik tahan kimia yang tertutup rapat. Dalam penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Bahan ini bersifat korosif, sehingga harus dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Selalu pastikan area kerja ventilasi baik untuk mencegah paparan uap.
- Selvam dkk. (1992). Isobaric VLE data for the binary systems phenol + O-cresol, phenol +p-cresol, O-cresol +P-cresol and P-cresol + 2,4-xylenol. Fluid Phase Equilibria doi:10.1016/0378-3812(92)87040-t
- (2006). Final Report on the Safety Assessment of Sodium p -Chloro- m -Cresol, p -Chloro- m -Cresol, Chlorothymol, Mixed Cresols, m -Cresol, o -Cresol, p -Cresol, Isopropyl Cresols, Thymol, o -Cymen-5-ol, and Carvacrol1. International Journal of Toxicology doi:10.1080/10915810600716653
- (2004). Final Report on the Safety Assessment of 6-Amino-m-Cresol, 6-Amino-o-Cresol, 4-Amino-m-Cresol, 5-Amino-4-Chloro-o-Cresol, 5-Amino-6-Chloro-o-Cresol, and 4-Chloro-2-Aminophenol1. International Journal of Toxicology doi:10.1080/10915810490499037
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
