Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 623-70-1

Ethyl Crotonate, CAS 623-70-1, TCI C0418

Ethyl Crotonate, CAS 623-70-1, TCI C0418

Identitas Kimia

Nama lain
Crotonic Acid Ethyl Ester
No. CAS
623-70-1
PubChem
CID 429065·SID 87565543
Rumus molekul
C6H10O2
Berat molekul
114.14 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
ethyl (E)-but-2-enoate
SMILES
CCOC(=O)C=CC
InChIKey
ZFDIRQKJPRINOQ-HWKANZROSA-N
MDL
MDL00009289
Harga reguler Rp 689.850,00
Harga reguler Rp 497.700,00 Harga obral Rp 689.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Ethyl Crotonate dari TCI adalah ester etil dari asam krotonat, yaitu ester α,β-tak jenuh berantai pendek dengan ikatan rangkap terkonjugasi dengan gugus karbonil. Pada katalog TCI, produk ini masuk kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Lipids, karena berkaitan dengan turunan asam lemak rantai pendek. Di laboratorium, senyawa ini lebih dikenal sebagai pereaksi sintesis serbaguna, yaitu akseptor Michael, dienofil, dan monomer yang membawa kerangka empat karbon ke dalam molekul target.

Bahan ini dipilih karena ukurannya kecil, reaktivitasnya terdefinisi baik, dan mudah dihilangkan bila berlebih karena berwujud cair dan mudah menguap. Karbon beta yang elektrofilik menerima adisi konjugat dari nukleofil karbon, nitrogen, maupun sulfur. Ikatan rangkapnya dapat dipakai dalam reaksi Diels-Alder, siklopropanasi, dan hidrogenasi. Gugus metil pada posisi beta membuatnya sedikit berbeda dari etil akrilat, sehingga reaksi adisi menghasilkan pusat stereogenik baru. Sifat ini menarik bagi studi adisi konjugat asimetris dan katalisis enantioselektif.

Di Indonesia, Ethyl Crotonate bermanfaat bagi laboratorium kimia organik sintetis, riset katalisis, dan pengembangan intermediat farmasi di perguruan tinggi maupun industri. Senyawa ini juga relevan bagi peneliti flavor dan biokimia lipid yang mempelajari ester asam lemak rantai pendek. Kemasan 25mL cocok untuk optimasi reaksi dan uji pendahuluan. Kemasan 500mL lebih efisien bagi laboratorium yang memakainya secara rutin sebagai bahan awal atau pereaksi dalam sintesis skala lebih besar.

Brosur TCI (PDF)

  • Adisi Michael asimetris: gugus metil pada posisi beta menghasilkan pusat stereogenik baru setelah adisi, sehingga ester ini menjadi substrat model untuk menguji katalis enantioselektif.
  • Reaksi Diels-Alder: sebagai dienofil yang teraktivasi oleh gugus ester, senyawa ini bereaksi dengan berbagai diena untuk membangun cincin enam anggota tersubstitusi dalam sintesis kerangka siklik.
  • Sintesis turunan asam amino beta: adisi amina pada ikatan rangkap yang terkonjugasi memberi akses ke ester asam 3-aminobutirat yang berguna dalam kimia peptida dan farmasi.
  • Riset polimer dan kopolimer: ikatan rangkap terkonjugasi memungkinkan pemakaiannya sebagai komonomer dalam studi polimerisasi untuk memodifikasi sifat bahan polimer akrilik.
  • Studi ester lipid rantai pendek: sebagai ester asam lemak tak jenuh rantai pendek, senyawa ini berguna sebagai senyawa model dalam penelitian biokimia lipid, aroma, dan analisis komponen volatil.

Merek TCI
Nomor CAS 623-70-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Lipids
Ukuran kemasan 25mL, 500mL
Bentuk fisik cairan
Penyimpanan wadah tertutup rapat, sejuk, berventilasi baik, jauh dari sumber api

Ethyl Crotonate adalah cairan mudah terbakar dengan uap yang dapat mengiritasi. Simpan dalam botol asli yang tertutup rapat di lemari bahan mudah terbakar yang sejuk dan berventilasi baik, jauh dari api terbuka, percikan listrik, dan oksidator kuat. Lindungi dari panas dan cahaya berlebih untuk mencegah polimerisasi yang tidak diinginkan. Tangani di lemari asam dengan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Gunakan peralatan yang dibumikan saat memindahkan dalam jumlah besar, dan baca SDS sebelum digunakan.

  • Teruel dkk. (2012). Gas-Phase Oxidation of Methyl Crotonate and Ethyl Crotonate. Kinetic Study of Their Reactions toward OH Radicals and Cl Atoms. The Journal of Physical Chemistry A doi:10.1021/jp2113889
  • KIM dkk. (1996). ChemInform Abstract: A New Route to a Key Chiral Intermediate of Thienamycin from trans‐ Ethyl Crotonate.. ChemInform doi:10.1002/chin.199646274
  • Paik (1999). ChemInform Abstract: Chelation‐Controlled Aldol Reaction of Silyl Dienolate Derived from Ethyl Crotonate with a Chiral Aldehyde.. ChemInform doi:10.1002/chin.199930038

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.