Carbazole-9-carbonyl Chloride (TCI C1031) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik untuk sintesis senyawa heterosiklik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa dengan struktur karboksilat dan karboksilat terikat pada karboksil. Senyawa ini memiliki potensi dalam aplikasi sintesis farmakologis dan material kimia. Dalam proses reaksi kimia, Carbazole-9-carbonyl Chloride berperan sebagai reaktan yang mampu membentuk ikatan kovalen dengan berbagai molekul lainnya.
Karakteristik utama Carbazole-9-carbonyl Chloride adalah sifatnya yang reaktif dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi nukleofilik. Struktur molekulnya yang kompleks memberikan fleksibilitas dalam reaksi kimia, sehingga cocok untuk berbagai aplikasi sintesis. Bahan ini juga memiliki stabilitas tertentu dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penggunaan dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Carbazole-9-carbonyl Chloride digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama untuk sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa farmakologis. Bahan ini menjadi pilihan karena keandalan dan ketersediaan, serta kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia yang kompleks.
- Sintesis senyawa heterosiklik kompleks untuk penelitian farmakologis.
- Reaksi substitusi nukleofilik dalam pembuatan senyawa organik baru.
- Pengembangan material kimia dengan struktur karboksilat terikat.
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa karboksilat dalam kondisi tertentu.
- Pembuatan senyawa dengan aktivitas biologis yang tinggi untuk aplikasi medis.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 73500-82-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Carbazole-9-carbonyl Chloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan reaksi kimia yang tidak diinginkan. Bahan ini bersifat reaktif, sehingga perlu ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan dalam lingkungan yang terkontrol sangat penting untuk menjaga kualitas dan keamanan bahan selama penyimpanan.
—
