TCI C1128 3-Chloro-4-hydroxybenzoic Acid Hemihydrate adalah turunan asam benzoat yang memiliki tiga gugus fungsi pada satu cincin aromatik: gugus karboksilat, gugus hidroksil fenolik pada posisi para, dan atom klorin pada posisi meta. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai building block non-heterosiklik untuk menyusun molekul yang lebih kompleks. Peneliti kimia organik, kimia medisinal, dan ilmu material memakainya sebagai bahan awal ester, amida, eter, maupun turunan aromatik terklorinasi lainnya.
Senyawa ini dipilih karena ketiga gugus fungsinya bisa diolah secara bertahap dan selektif. Gugus karboksilat dapat diesterifikasi atau diubah menjadi amida. Gugus fenol dapat dialkilasi atau diasilasi. Atom klorin di samping fenol memengaruhi keasaman, kepolaran, dan distribusi elektron cincin, sehingga turunannya berperilaku berbeda dari asam 4-hidroksibenzoat biasa. Bentuk hemihidrat berarti kristalnya mengandung air hidrat. Hal ini perlu diperhitungkan saat menghitung stoikiometri dan saat merancang reaksi yang peka terhadap air.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini cocok untuk kelompok riset sintesis di perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan unit R&D industri farmasi maupun agrokimia yang sedang mengembangkan analog senyawa fenolik. Pilihan kemasan 25 g dan 250 g memudahkan laboratorium menyesuaikan pembelian dengan skala kerja, mulai dari uji coba rute sintesis berskala kecil hingga pembuatan intermediat dalam jumlah lebih besar untuk tahap optimasi.
Produk TCI terkait
- TCI C3183 53984-36-4 3-Chloro-5-hydroxybenzoic Acid
- 2-Chloro-5-hydroxybenzoic Acid, CAS 56961-30-9, TCI C2724
- 2-Chloro-4-hydroxybenzoic Acid, CAS 56363-84-9, TCI C2349
- Tetrachlorophthalic Acid Hemihydrate, CAS 632-58-6, TCI T0070
- 3-Bromo-5-hydroxybenzoic Acid, CAS 140472-69-1, TCI B4740
- 5-Acetamido-2-hydroxybenzoic Acid, CAS 51-59-2, TCI A3540
- Sintesis ester dan amida aromatik: gugus karboksilatnya mudah diaktivasi dan dikopling dengan alkohol atau amina, sehingga cocok untuk membangun pustaka turunan dalam studi hubungan struktur-aktivitas.
- Pembuatan eter aril melalui alkilasi fenol: gugus hidroksil fenolik dapat dialkilasi secara selektif, sehingga peneliti bisa menambahkan rantai samping tanpa mengubah kerangka asam benzoatnya.
- Studi efek substituen halogen: atom klorin di posisi meta memungkinkan perbandingan langsung dengan asam 4-hidroksibenzoat untuk mempelajari pengaruh halogen terhadap keasaman, kelarutan, dan aktivitas.
- Intermediat kimia medisinal: kerangka fenol terklorinasi sering dijumpai pada molekul bioaktif, sehingga senyawa ini berguna sebagai titik awal perancangan kandidat obat maupun agrokimia baru.
- Bahan monomer atau pengubah dalam riset polimer: kombinasi gugus karboksilat dan fenol memungkinkan senyawa ini diuji sebagai unit penyusun poliester aromatik atau aditif fungsional dalam penelitian material.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3964-58-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 250g |
| Bentuk fisik | padatan, dalam bentuk hemihidrat yang mengandung air kristal |
| Penyimpanan | dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering, mengikuti petunjuk label dan SDS |
Simpan bahan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Jauhkan dari oksidator kuat dan basa kuat. Karena bentuknya hemihidrat, hindari pemanasan atau pengeringan yang tidak disengaja yang dapat mengubah kadar airnya. Saat menimbang, gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta bekerja di lemari asam atau area berventilasi baik untuk menghindari terhirupnya debu. Selalu baca SDS sebelum digunakan dan buang limbah sebagai limbah kimia organik terhalogenasi sesuai ketentuan setempat.
—








