5-Chlorotryptamine Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur dasar yang terdiri dari cincin indol dan gugus kloro, membuatnya menjadi bahan penting dalam pembuatan senyawa bioaktif. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar untuk sintesis senyawa yang memiliki aktivitas farmakologis, seperti alkaloid atau obat-obatan.
5-Chlorotryptamine Hydrochloride memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini memiliki daya reaktivitas tinggi, sehingga memungkinkan reaksi kimia yang beragam. Sifat ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk para peneliti yang ingin mengembangkan senyawa baru dengan aktivitas spesifik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian bidang kimia organik dan farmakologi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan sintesis senyawa bioaktif. Dengan adanya akses yang mudah dan ketersediaan produk berkualitas, senyawa ini menjadi bagian penting dalam proses penelitian ilmiah di Indonesia.
- Sintesis senyawa alkaloid untuk penelitian farmakologi
- Pembuatan senyawa bioaktif dalam bidang kimia organik
- Pengembangan obat-obatan baru melalui reaksi kimia kompleks
- Eksperimen kimia untuk studi struktur molekul dan reaktivitas
- Penelitian tentang mekanisme aktivitas senyawa farmakologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 942-26-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
5-Chlorotryptamine Hydrochloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah penyerapan kelembapan dan kontaminasi. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung. Gunakan sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau saluran pernapasan. Pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik dan tidak terbuka untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
—
