Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 6872-17-9

5-Chloro-1,3,3-trimethyl-2-methyleneindoline TCI C1177

5-Chloro-1,3,3-trimethyl-2-methyleneindoline TCI C1177
Harga reguler Rp 1.378.650,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.378.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI C1177 5-Chloro-1,3,3-trimethyl-2-methyleneindoline adalah turunan indolina bermetilen ekso yang merupakan analog terklorinasi dari senyawa yang dikenal luas sebagai basa Fischer. Struktur ini memiliki gugus metilen ekso siklik yang bersambungan dengan atom nitrogen cincin indolina, sebuah susunan yang menjadikannya nukleofil karbon dengan reaktivitas khas. Di laboratorium kimia zat warna dan kimia material, senyawa keluarga ini berperan sebagai bahan awal utama untuk membangun pewarna sianina, merosianina, serta senyawa fotokromik seperti spiropiran dan spirooksazin yang banyak diteliti untuk aplikasi optik.

Sifat yang membuat bahan ini dipilih adalah kemampuannya melakukan kondensasi dengan aldehida aromatik, turunan garam heterosiklik, dan elektrofil lain untuk membentuk sistem terkonjugasi panjang yang menyerap cahaya tampak secara kuat. Dua gugus metil pada posisi gem menjaga kerangka tetap kaku dan mencegah jalur reaksi samping tertentu, sedangkan nitrogen yang termetilasi mengarahkan delokalisasi elektron ke arah yang diinginkan. Substituen klor pada cincin benzena menggeser sifat elektronik sistem sehingga panjang gelombang serapan maupun emisi pewarna yang dihasilkan dapat digeser secara terencana. Kemampuan menyetel warna secara struktural inilah nilai utamanya bagi peneliti bahan optik.

Laboratorium di Indonesia memanfaatkan bahan seperti ini pada riset zat warna fungsional, sensor optik, pewarna untuk sel surya tersensitisasi zat warna, serta kajian material fotokromik. Pengguna umumnya berasal dari kelompok riset kimia organik dan kimia material di perguruan tinggi maupun lembaga penelitian. Kemasan 25 g memadai untuk rangkaian sintesis skala laboratorium yang biasanya mencakup beberapa variasi struktur pewarna sekaligus dalam satu periode penelitian.

  • Sintesis pewarna sianina dan merosianina, karena gugus metilen ekso bersifat nukleofilik dan mudah berkondensasi membentuk sistem terkonjugasi penyerap cahaya tampak.
  • Pembuatan senyawa fotokromik spiropiran dan spirooksazin, sebab kerangka indolina termetilasi ini merupakan komponen struktural baku pada kedua keluarga senyawa tersebut.
  • Pengembangan pewarna untuk sel surya tersensitisasi zat warna, karena struktur donor terkonjugasi semacam ini dapat diarahkan menyerap pada rentang panjang gelombang tertentu.
  • Penelitian probe dan sensor optik, sebab pewarna turunannya menunjukkan perubahan warna atau pendaran yang responsif terhadap lingkungan kimia di sekitarnya.
  • Kajian pengaruh substituen terhadap warna, karena atom klor memberi pembanding elektronik yang jelas terhadap kerangka basa Fischer tanpa substituen.

Merek TCI, kode katalog C1177
Nomor CAS 6872-17-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 g
Bentuk fisik mengacu pada label kemasan dan Certificate of Analysis lot yang diterima
Penyimpanan tempat sejuk, kering, terlindung cahaya, wadah tertutup rapat

Simpan bahan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, karena senyawa dengan ikatan rangkap ekso yang kaya elektron umumnya rentan terhadap oksidasi udara dan paparan cahaya berkepanjangan. Gunakan wadah tertutup rapat, dan bila memungkinkan simpan di bawah atmosfer gas lembam untuk memperpanjang masa pakai. Lakukan pengambilan di lemari asam dengan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, karena senyawa amina aromatik dapat mengiritasi kulit, mata, dan saluran pernapasan. Jauhkan dari asam kuat dan bahan pengoksidasi, serta kelola sisa bahan sebagai limbah kimia sesuai prosedur institusi.

—