3-(Benzyloxycarbonylamino)-1-propanol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam proses pembuatan senyawa kompleks seperti peptida, obat, atau bahan kimia industri. Sebagai building block, senyawa ini berperan sebagai substrat atau reaktan dalam reaksi penghilangan protektif atau penggabungan molekul. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam laboratorium kimia.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang terdiri dari rantai alkohol dan grup benzyloxycarbonyl yang memungkinkan reaktivitas spesifik dalam reaksi kimia tertentu. Sifat ini menjadikannya ideal untuk reaksi seperti hidrolisis, reduksi, atau reaksi substitusi. Karena kemurniannya tinggi dan konsistensi dalam kemasan, senyawa ini sangat cocok untuk penggunaan dalam penelitian ilmiah yang membutuhkan presisi dan akurasi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis organik dan pengembangan bahan kimia. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan baku berkualitas tinggi. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan ini tanpa harus mengimpor dari luar negeri.
- Sintesis peptida untuk pengembangan obat dan bahan biomedis
- Reaksi penghilangan protektif dalam pembuatan senyawa kompleks
- Pembuatan senyawa kimia industri seperti bahan pelarut atau bahan aktif
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik dalam kondisi tertentu
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia untuk meningkatkan efisiensi proses
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 34637-22-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Penyimpanan dalam lingkungan dengan suhu di bawah 25°C akan mempertahankan kualitas dan stabilitas senyawa. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia dianjurkan. Selama penanganan, harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau pernapasan.
—


