Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 191-07-1

Coronene (purified by sublimation), CAS 191-07-1, TCI C1961

Coronene (purified by sublimation), CAS 191-07-1, TCI C1961

Identitas Kimia

Nama lain
Hexabenzobenzene (purified by sublimation)
No. CAS
191-07-1
PubChem
CID 9115·SID 87558484
Rumus molekul
C24H12
Berat molekul
300.36 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
coronene
SMILES
C1=CC2=C3C4=C1C=CC5=C4C6=C(C=C5)C=CC7=C6C3=C(C=C2)C=C7
InChIKey
VPUGDVKSAQVFFS-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00004134
Harga reguler Rp 4.584.300,00
Harga reguler Rp 3.205.650,00 Harga obral Rp 4.584.300,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI C1961 Coronene (purified by sublimation) adalah hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH) yang tersusun atas enam cincin benzena yang mengelilingi satu cincin pusat, sehingga membentuk molekul datar berbentuk cakram yang sangat simetris. Coronene sering disebut sebagai "superbenzena" dan dipandang sebagai model molekuler kecil untuk graphene. Di laboratorium, senyawa ini dipakai dalam riset elektronika organik, fotofisika, ilmu permukaan, astrokimia, dan sebagai bahan acuan dalam studi PAH.

Coronene dipilih karena sistem elektron π-nya yang luas dan terkonjugasi penuh, bentuknya yang datar dan kaku, serta simetrinya yang tinggi. Sifat-sifat ini membuatnya menunjukkan fluoresensi khas dan kecenderungan kuat untuk bertumpuk secara π-π. Produk ini dimurnikan dengan sublimasi, metode yang efektif menghilangkan pengotor tidak mudah menguap. Kemurnian tinggi sangat penting dalam aplikasi elektronika organik dan spektroskopi, karena jejak pengotor dapat mengganggu mobilitas muatan maupun sinyal emisi.

Di Indonesia, Coronene bermanfaat bagi kelompok riset fisika material, kimia fisik, nanoteknologi, dan ilmu lingkungan di perguruan tinggi dan lembaga penelitian. Contohnya adalah riset semikonduktor organik, studi swa-rakit molekul di permukaan, dan analisis PAH dalam sampel lingkungan. Kemasan 100 mg dan 500 mg sesuai dengan kebutuhan riset material yang umumnya memakai jumlah bahan kecil namun menuntut kemurnian tinggi.

  • Riset semikonduktor organik: sistem π yang luas dan kecenderungan bertumpuk menjadikan Coronene bahan model untuk mempelajari transpor muatan dalam film tipis dan kristal organik.
  • Model molekuler graphene: sebagai potongan kecil kisi grafitik, Coronene digunakan dalam studi teoretis dan eksperimental untuk memahami sifat elektronik tepi dan pusat graphene.
  • Studi swa-rakit permukaan dengan STM: molekul datar yang simetris ini membentuk lapisan teratur pada permukaan logam atau grafit, cocok untuk riset ilmu permukaan dan nanoteknologi.
  • Standar acuan analisis PAH: Coronene merupakan PAH berat yang dipakai sebagai senyawa pembanding dalam pengembangan metode kromatografi untuk pemantauan pencemar lingkungan.
  • Riset fotofisika dan luminesensi: fluoresensi khasnya dimanfaatkan dalam studi spektroskopi emisi, probe molekuler, dan pengembangan material pemancar cahaya.

Merek TCI
Nomor CAS 191-07-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 100mg, 500mg
Bentuk fisik padatan, dimurnikan dengan sublimasi
Penyimpanan wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya, sejuk dan kering, mengikuti petunjuk label dan SDS

Simpan Coronene dalam wadah kaca asli yang tertutup rapat, terlindung dari cahaya, di tempat sejuk dan kering, serta jauh dari oksidator kuat. Agar kemurnian hasil sublimasi tetap terjaga, gunakan spatula bersih dan hindari mengembalikan sisa bahan ke wadah induk. Sebagai hidrokarbon aromatik polisiklik, bahan ini perlu ditangani dengan hati-hati. Hindari terhirupnya debu dan kontak dengan kulit, gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta bekerja di lemari asam. Rujuk SDS dan buang limbah sebagai limbah kimia organik berbahaya.

—