Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 106-71-8

2-Cyanoethyl Acrylate (stabilized with MEHQ) TCI C1974

2-Cyanoethyl Acrylate (stabilized with MEHQ) TCI C1974

Identitas Kimia

Nama lain
Acrylic Acid 2-Cyanoethyl Ester (stabilized with MEHQ) · 3-Acryloyloxypropionitrile (stabilized with MEHQ)
No. CAS
106-71-8
Rumus molekul
C6H7NO2
Berat molekul
125.13 g/mol
Kemurnian
>95.0%(GC)
Suhu simpan
0-10°C
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-cyanoethyl prop-2-enoate
SMILES
C=CC(=O)OCCC#N
InChIKey
AEPWOCLBLLCOGZ-UHFFFAOYSA-N
PubChem
CID 7825
Harga reguler Rp 2.995.650,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.995.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2-Cyanoethyl Acrylate (stabilized with MEHQ), dengan nomor CAS 106-71-8, adalah bahan kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi polimerisasi untuk menghasilkan senyawa polimer dengan struktur tertentu. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian bidang material ilmu, terutama dalam pengembangan bahan polimer yang memiliki sifat khusus seperti kekuatan mekanik, ketahanan termal, atau reaktivitas tertentu. Sebagai monomer, 2-Cyanoethyl Acrylate berperan sebagai bahan dasar yang dapat diubah menjadi polimer melalui proses seperti polimerisasi radikal bebas.

Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil karena di-stabilisasi dengan MEHQ (methyl ethyl glycol hydroquinone), yang mencegah degradasi atau reaksi tidak diinginkan selama penyimpanan dan penggunaan. Sifat ini menjadikannya lebih aman dan lebih tahan lama dibandingkan monomer lain yang lebih rentan terhadap oksidasi atau reaksi kimia. Karena sifat ini, bahan ini menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan konsistensi dan keandalan dalam proses sintesis.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan dalam penelitian terkait material ilmu, khususnya dalam pengembangan bahan polimer yang memiliki aplikasi industri seperti pelapis, bahan konstruksi, atau bahan medis. Karena tersedia dalam kemasan yang praktis, bahan ini sangat cocok untuk kebutuhan penelitian yang membutuhkan akurasi dan kualitas tinggi.

  • Bahan ini digunakan dalam sintesis polimer untuk aplikasi industri seperti pelapis dan bahan konstruksi karena sifat reaktivitas dan stabilitasnya.
  • Dalam penelitian material ilmu, bahan ini menjadi komponen utama dalam pengembangan bahan polimer dengan sifat tertentu seperti kekuatan mekanik.
  • Bahan ini cocok untuk reaksi polimerisasi radikal bebas karena kemampuannya untuk membentuk struktur polimer yang kompleks.
  • Dalam laboratorium kimia, bahan ini digunakan sebagai monomer untuk menghasilkan senyawa polimer yang memiliki aplikasi dalam bidang medis dan teknik.
  • Bahan ini juga digunakan dalam penelitian tentang reaktivitas dan stabilitas senyawa kimia, terutama dalam studi tentang polimerisasi dan degradasi.

Merek TCI
Nomor CAS 106-71-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik Cairan jernih
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung

Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari sumber cahaya langsung. Karena bersifat kimia yang reaktif, bahan ini harus ditangani dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selain itu, bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia lain yang bersifat oksidatif atau reduktif untuk mencegah reaksi tidak diinginkan. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan kestabilan bahan selama periode penggunaan.

  • Kobayashi dkk. (1990). Synthesis and relative permittivity of poly[(2‐cyanoethyl vinyl ether)‐co‐(2‐cyanoethyl acrylate)]. Die Makromolekulare Chemie, Rapid Communications doi:10.1002/marc.1990.030110604
  • Mashiko dkk. (1997). Synthesis of chloroprene and α-cyanoethyl acrylate copolymer and its characterization. Polymer doi:10.1016/s0032-3861(96)01068-3

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.