Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 3839-22-3

2-Cyanobenzoic Acid TCI C1976

2-Cyanobenzoic Acid TCI C1976

Identitas Kimia

Nama lain
o-Carboxybenzonitrile
No. CAS
3839-22-3
PubChem
CID 138061
Rumus molekul
C8H5NO2
Berat molekul
147.13 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-cyanobenzoic acid
SMILES
C1=CC=C(C(=C1)C#N)C(=O)O
InChIKey
DTNSDCJFTHMDAK-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00045796
Harga reguler Rp 1.961.400,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.961.400,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2-Cyanobenzoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini memiliki struktur molekul yang terdiri dari cincin benzena dengan gugus sianat dan karboksilat. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan pembentuk senyawa kompleks, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa organik lainnya. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 2-Cyanobenzoic Acid menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.

Senyawa ini memiliki sifat kimia yang khas, yaitu keasaman dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai reaktan lain. Karakteristik ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi substitusi, esterifikasi, dan reaksi lain yang memerlukan reaktivitas tinggi. Selain itu, senyawa ini memiliki titik leleh dan kelarutan yang dapat diprediksi, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaannya dalam laboratorium.

Di laboratorium Indonesia, 2-Cyanobenzoic Acid sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan material. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi industri dan medis. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan ini tanpa harus mengimpor dari luar negeri.

  • Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
  • Reaksi esterifikasi untuk pembuatan senyawa organik kompleks
  • Pengujian reaktivitas senyawa dalam reaksi kimia organik
  • Pembuatan senyawa intermediat dalam proses sintesis farmakologis
  • Penelitian material kimia untuk aplikasi industri dan teknologi

Merek TCI
Nomor CAS 3839-22-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1g, 5g
Bentuk fisik Padat, berbentuk serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung

2-Cyanobenzoic Acid harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu ditangani dengan hati-hati untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia disarankan. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kecelakaan.

  • Wang dkk. (2009). Solubility of 3,5-Dimethoxybenzoic Acid, 4-Cyanobenzoic Acid, 4-Acetoxybenzoic Acid, 3,5-Diaminobenzoic Acid, and 2,4-Dichlorobenzoic Acid in Ethanol. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/je900190n
  • Han dkk. (1999). Infrared and Raman spectra of 4-cyanobenzoic acid on powdered silver. Vibrational Spectroscopy doi:10.1016/s0924-2031(99)00066-1
  • Chen dkk. (2003). Inhibitory Effect of 4-Cyanobenzaldehyde and 4-Cyanobenzoic Acid on Mushroom (Agaricus bisporus) Tyrosinase. Journal of Protein Chemistry doi:10.1023/b:jopc.0000008725.31444.1e

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.