Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 363-51-9

2-Chloro-6-fluoroaniline TCI C2126

2-Chloro-6-fluoroaniline TCI C2126

Identitas Kimia

No. CAS
363-51-9
PubChem
CID 2734205·SID 87559555
Rumus molekul
C6H5ClFN
Berat molekul
145.56 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-chloro-6-fluoroaniline
SMILES
C1=CC(=C(C(=C1)Cl)N)F
InChIKey
ZJLAWMDJTMMTQB-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00040309
Harga reguler Rp 1.326.150,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.326.150,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI C2126 2-Chloro-6-fluoroaniline adalah anilina terhalogenasi ganda dengan atom klor dan fluor yang menempati kedua posisi orto terhadap gugus amino. Senyawa ini termasuk *fluorinated building block* dan berfungsi sebagai bahan awal untuk membangun amida, sulfonamida, urea, serta berbagai kerangka heterosiklik nitrogen. Di laboratorium sintesis, anilina tersubstitusi menjadi salah satu kelas prekursor yang paling sering dipakai karena gugus aminanya menyediakan titik reaksi yang jelas sekaligus dapat diubah menjadi banyak gugus fungsi lain melalui jalur diazonium.

Ciri yang membuat senyawa ini menarik adalah pola substitusi orto ganda yang tidak lazim. Kedua halogen menarik elektron sehingga menurunkan kebasaan dan nukleofilisitas amina dibanding anilina biasa, dan sekaligus memberikan halangan sterik dari dua sisi. Kombinasi ini menghasilkan selektivitas yang berbeda dan sering dimanfaatkan untuk mengendalikan arah reaksi atau mengunci konformasi produk akhir. Atom fluor menyumbang stabilitas metabolik pada molekul target, sedangkan atom klor tetap tersedia untuk penggandengan silang berkatalis logam. Bentuk cairnya memudahkan pemindahan volumetrik yang cepat dan akurat di meja kerja.

Laboratorium di Indonesia umumnya menggunakan bahan ini pada penelitian sintesis kandidat obat dan bahan aktif agrokimia, khususnya ketika membangun inti benzimidazol, kuinolin, atau turunan anilida terhalogenasi. Kemasan 1 g dan 5 g sesuai dengan skala percobaan riset yang umum dijalankan, membantu peneliti mencoba beberapa kondisi reaksi tanpa menyimpan bahan berlebih dalam waktu lama, yang penting mengingat anilina cenderung menggelap bila terlalu lama terpapar udara.

Brosur TCI (PDF)

  • Pembentukan amida dan sulfonamida terhalogenasi, karena gugus amina bereaksi dengan klorida asam maupun sulfonil klorida menghasilkan produk yang umumnya padat dan mudah dimurnikan.
  • Reaksi diazotisasi dan Sandmeyer, memungkinkan penggantian gugus amino dengan halogen, siano, atau hidroksil sehingga membuka akses ke pola substitusi aromatik yang sulit dicapai langsung.
  • Sintesis inti heterosiklik seperti benzimidazol dan kuinolin, sebab anilina merupakan komponen nitrogen klasik pada berbagai reaksi anelasi yang telah mapan.
  • Penggandengan silang Buchwald–Hartwig sebagai pasangan amina, memanfaatkan nukleofilisitas nitrogen yang termodulasi untuk membentuk ikatan karbon–nitrogen secara berkatalis paladium.
  • Pembuatan urea dan karbamat tersubstitusi melalui reaksi dengan isosianat, menghasilkan kerangka yang banyak dijumpai pada senyawa aktif farmasi maupun agrokimia.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog C2126
Nomor CAS 363-51-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik cairan pada suhu ruang; deskripsi dan kemurnian lot mengacu pada Certificate of Analysis
Penyimpanan simpan sejuk, kering, terlindung cahaya, wadah tertutup rapat; sebagian laboratorium memilih penyimpanan dingin

Anilina mudah menggelap akibat oksidasi bila terpapar udara dan cahaya, karena itu simpan botol dalam keadaan tertutup rapat di tempat sejuk, gelap, dan kering; penyimpanan berselimut gas inert atau di lemari pendingin bahan kimia membantu menjaga mutu bila pemakaian berlangsung lama. Anilina tersubstitusi dapat terserap melalui kulit, sehingga penanganan wajib dilakukan di lemari asam dengan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium tertutup; hindari sepenuhnya kontak langsung maupun menghirup uapnya. Jauhkan dari asam kuat dan oksidator kuat. Tangani tumpahan dengan penyerap inert, jangan dibilas ke saluran air, dan buang sebagai limbah organik berhalogen.

—