Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 350-31-2

1-Chloro-2-fluoro-4-nitrobenzene TCI C2195

1-Chloro-2-fluoro-4-nitrobenzene TCI C2195

Identitas Kimia

No. CAS
350-31-2
PubChem
CID 67689·SID 87559650
Rumus molekul
C6H3ClFNO2
Berat molekul
175.54 g/mol
Kemurnian
>97.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1-chloro-2-fluoro-4-nitrobenzene
SMILES
C1=CC(=C(C=C1[N+](=O)[O-])F)Cl
InChIKey
CSSSAKOGRYYMSA-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00215833
Harga reguler Rp 980.700,00
Harga reguler Harga obral Rp 980.700,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

1-Chloro-2-fluoro-4-nitrobenzene adalah bahan pembangun aromatik terhalogenasi yang membawa tiga gugus fungsi sekaligus pada satu cincin benzena: klorin, fluorin, dan nitro. Kombinasi ini menjadikannya reagen serbaguna dalam sintesis organik, khususnya untuk reaksi substitusi nukleofilik aromatik. Gugus nitro yang bersifat penarik elektron kuat mengaktifkan cincin sehingga posisi berhalogen menjadi rentan diserang nukleofil seperti amina, alkoksida, dan tiolat. Di laboratorium, senyawa ini kerap menjadi titik awal pembuatan anilin tersubstitusi, benzimidazol, benzoksazol, serta kerangka heterosiklik lain yang dibutuhkan riset farmasi dan agrokimia.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah perbedaan reaktivitas antara kedua halogen pada cincin, yang memungkinkan kimiawan melakukan fungsionalisasi bertahap dan terkendali. Atom fluorin yang berdekatan dengan gugus nitro umumnya menjadi gugus pergi yang lebih reaktif pada kondisi substitusi nukleofilik aromatik, sementara klorin dapat dipertahankan untuk transformasi lanjutan seperti kopling silang berkatalis logam. Kehadiran fluorin juga bernilai dalam desain molekul obat karena memengaruhi kestabilan metabolik dan sifat lipofilik senyawa akhir. Sebagai produk TCI, bahan ini disertai data lot yang menunjang penelusuran mutu.

Laboratorium sintesis organik di Indonesia, baik di perguruan tinggi maupun unit riset industri farmasi dan pestisida, menggunakan senyawa semacam ini pada tahap awal pembentukan kerangka molekul target. Kemasan 5 g sesuai untuk optimasi rute reaksi dan percobaan skala milimol, sedangkan kemasan 25 g mendukung sintesis berulang atau penyiapan bahan antara dalam jumlah lebih besar. AMI Scientific menyediakannya untuk menunjang kelancaran program riset kimia sintetik nasional.

Brosur TCI (PDF)

  • Substitusi nukleofilik aromatik: gugus nitro mengaktifkan cincin sehingga amina atau alkoksida dapat menggantikan halogen dan membentuk anilin serta eter aromatik tersubstitusi.
  • Sintesis heterosiklik nitrogen: hasil aminasi dapat direduksi menjadi diamina aromatik yang kemudian disiklisasi menjadi benzimidazol dan struktur terkait lainnya.
  • Bahan antara farmasi: dipakai membangun kerangka aromatik terfluorinasi yang lazim ditemukan pada kandidat obat karena memengaruhi stabilitas metabolik molekul.
  • Riset agrokimia: menjadi prekursor senyawa aktif berbasis nitroaromatik terhalogenasi yang dikembangkan pada program penemuan bahan aktif pestisida baru.
  • Kimia material dan pewarna: berperan sebagai unit pembangun kromofor serta monomer aromatik yang membutuhkan gugus penarik elektron pada posisi tertentu.

Merek TCI
Nomor CAS 350-31-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik senyawa nitroaromatik terhalogenasi; rujuk lembar data dan sertifikat analisis TCI untuk penampakan lot tertentu
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, gelap, dan berventilasi baik dalam wadah tertutup rapat

Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, dan terlindung cahaya, terpisah dari basa kuat, reduktor, serta bahan pengoksidasi. Senyawa nitroaromatik terhalogenasi umumnya bersifat iritan dan dapat diserap melalui kulit, sehingga seluruh penimbangan dan pemindahan harus dilakukan di dalam lemari asam dengan sarung tangan tahan bahan kimia, jas laboratorium, dan pelindung mata. Hindari menghirup uap atau debunya. Gunakan spatula dan alat gelas kering, tutup kembali wadah segera setelah digunakan, dan bersihkan tumpahan dengan bahan penjerap inert. Buang residu serta bahan pembersih ke wadah limbah organik terhalogenasi berlabel.

  • Kumar dkk. (2019). Design and Analysis of Solar Refrigeration System Impaired by Chloro-Fluoro Refrigerants. International Journal of Psychosocial Rehabilitation doi:10.37200/ijpr/v23i4/pr190181

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.