=====PRODUK 1=====
cis-1,3-Cyclohexanedicarboxylic Acid (CAS 2305-31-9) adalah senyawa organik golongan asam dikarboksilat alifatik siklik yang berperan sebagai building block penting dalam sintesis kimia. Senyawa ini memiliki cincin sikloheksana dengan dua gugus karboksil (–COOH) yang terikat pada posisi 1 dan 3 dalam konfigurasi cis. Di laboratorium, bahan ini berfungsi sebagai prekursor serbaguna untuk membangun molekul yang lebih kompleks, baik melalui reaksi esterifikasi, amidasi, maupun koordinasi dengan ion logam. Kehadiran dua gugus asam yang reaktif menjadikannya titik awal yang ideal untuk perancangan ligan, monomer polimer, serta senyawa antara (intermediate) farmasi dan agrokimia. Bagi peneliti di bidang kimia organik, kimia anorganik, maupun ilmu material, senyawa ini adalah komponen dasar yang memungkinkan eksplorasi struktur molekul baru secara sistematis dan terkendali dalam berbagai skema reaksi.
Keunggulan utama senyawa ini terletak pada geometri cis dari kedua gugus karboksilnya yang menghasilkan sudut ikatan dan kerapatan gugus fungsional yang khas, sehingga memberikan fleksibilitas stereokimia yang tidak dimiliki oleh isomer trans-nya. Konfigurasi ini sangat dihargai dalam perancangan ligan multidentat untuk kimia koordinasi dan pembentukan material berpori seperti metal-organic frameworks (MOF). Selain itu, kestabilan kimianya yang baik memungkinkan senyawa ini digunakan dalam berbagai kondisi reaksi, termasuk pada suhu tinggi dan media pelarut organik yang beragam. Kualitas produk dari TCI menjamin reproduktibilitas hasil sintesis, sementara ketersediaannya dalam kemasan 5 g dan 25 g memberikan fleksibilitas bagi laboratorium dengan skala kerja yang berbeda. Sifatnya yang berupa padatan kristalin juga memudahkan penimbangan secara akurat dan penanganan yang praktis di meja kerja.
Di Indonesia, senyawa ini banyak dicari oleh laboratorium riset perguruan tinggi, lembaga penelitian, serta industri kimia halus yang mengembangkan material fungsional dan kandidat obat. Pusat studi kimia material di berbagai universitas kerap menggunakannya sebagai ligan untuk mensintesis MOF yang berpotensi diaplikasikan pada penyimpanan gas, katalisis, dan adsorpsi. Laboratorium pengembangan produk juga memanfaatkannya sebagai prekursor dalam optimasi proses sintesis dan studi struktur. Dengan kebutuhan bahan kimia berkualitas yang terus meningkat, kehadiran produk TCI ini membantu peneliti Indonesia mempercepat iterasi percobaan, mulai dari skala gram untuk uji pendahuluan hingga skala yang lebih besar untuk karakterisasi lanjutan dan pengembangan aplikasi.
- Sintesis ligan untuk metal-organic frameworks (MOF) — Dua gugus karboksil dengan geometri cis memungkinkan senyawa ini menjembatani ion logam membentuk kerangka koordinasi berpori yang stabil, teratur, dan menjanjikan untuk studi adsorpsi serta katalisis.
- Prekursor reaksi esterifikasi dan amidasi — Gugus asamnya yang reaktif mudah diesterifikasi atau diamidasi sehingga menjadi bahan awal untuk membangun senyawa antara farmasi, polimer, dan bahan aktif permukaan dalam skala laboratorium.
- Perancangan monomer untuk polimer — Struktur siklik yang kaku memberi kekakuan pada rantai polimer hasil polikondensasi, menjadikannya kandidat untuk poliamida dan poliester dengan sifat mekanis dan termal yang menarik untuk diteliti.
- Ligan pendukung dalam kimia koordinasi dan katalisis — Kemampuannya mengikat logam transisi menjadikannya ligan yang berguna untuk menyiapkan kompleks katalitik yang dipakai dalam studi reaksi selektif di laboratorium katalisis.
- Bahan kajian struktur dan kalibrasi — Sebagai senyawa dengan kemurnian tinggi, produk ini cocok untuk kalibrasi instrumen analitik serta kajian hubungan struktur-sifat pada senyawa sikloheksana tersubstitusi yang sistematis.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 2305-31-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin |
| Penyimpanan | simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya langsung |
Simpan senyawa ini dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas serta paparan cahaya matahari langsung. Pastikan tutup botol selalu dikencangkan kembali setelah setiap pemakaian untuk mencegah penyerapan uap air dari udara, karena senyawa asam dikarboksilat dapat bersifat higroskopis. Apabila dipindahkan ke wadah lain, gunakan wadah yang inert dan beri label yang jelas dengan nama senyawa serta tanggal penyimpanan. Saat menimbang, gunakan spatula yang bersih dan hindari kontak langsung dengan kulit serta mata; kenakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Bekerjalah di dalam lemari asam jika menangani dalam jumlah besar atau saat proses pemanasan, serta jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat dan zat lain yang tidak kompatibel dengan asam.
—
