Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 450-89-5

2-Chloro-5-fluoroanisole TCI C2216

2-Chloro-5-fluoroanisole TCI C2216

Identitas Kimia

No. CAS
450-89-5
Rumus molekul
C7H6ClFO
Berat molekul
160.57 g/mol
Kemurnian
>97.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1-chloro-4-fluoro-2-methoxybenzene
SMILES
COC1=C(C=CC(=C1)F)Cl
InChIKey
ULVPJKKERHMKLS-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00042573
PubChem
CID 2724520
Harga reguler Rp 2.466.450,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.466.450,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2-Chloro-5-fluoroanisole (TCI C2216) adalah blok bangunan aromatik terfluorinasi yang terdiri atas cincin benzena dengan gugus metoksi, atom klor, dan atom fluor pada pola substitusi tertentu. Senyawa ini menempati posisi penting dalam kimia medisinal dan agrokimia modern, karena tiga substituen tersebut secara bersama-sama menentukan reaktivitas cincin sekaligus sifat fisikokimia molekul akhir. Di laboratorium, bahan ini biasanya menjadi titik awal untuk membangun kerangka aromatik tersubstitusi yang sulit disusun langsung melalui reaksi substitusi elektrofilik biasa karena persoalan regioselektivitas.

Karakteristik yang membuatnya dipilih adalah pengaruh elektronik dan pengarahan gugus-gugusnya. Gugus metoksi bersifat pendonor elektron sekaligus pengarah metalasi orto terarah, sehingga posisi tertentu pada cincin dapat difungsionalisasi secara terkendali menggunakan basa organologam. Atom fluor memberikan kestabilan metabolik dan modulasi lipofilisitas yang sangat dihargai dalam desain obat, sementara atom klor berfungsi ganda sebagai pengarah elektronik dan sebagai titik masuk reaksi kopling silang berkatalis paladium. Bentuk cairnya pada suhu ruang memudahkan pengukuran volumetrik dan penambahan bertahap ke dalam campuran reaksi.

Kelompok riset sintesis organik dan kimia medisinal di perguruan tinggi serta industri farmasi Indonesia membutuhkan bahan terfluorinasi semacam ini untuk mengeksplorasi hubungan struktur dan aktivitas senyawa kandidat. Kemasan 5 g yang tersedia melalui AMI Scientific memberikan jumlah yang memadai untuk beberapa siklus percobaan sintesis, termasuk optimasi kondisi reaksi dan pengulangan yang diperlukan untuk memastikan hasil dapat direproduksi.

  • Substrat metalasi orto terarah menggunakan basa organolitium, karena gugus metoksi mengarahkan deprotonasi ke posisi tertentu sehingga fungsionalisasi berlangsung regioselektif.
  • Bahan awal reaksi kopling silang berkatalis paladium pada posisi klor, untuk membentuk ikatan karbon-karbon maupun karbon-nitrogen pada kerangka aromatik terfluorinasi.
  • Sintesis bahan antara farmasi yang memerlukan atom fluor, karena fluorinasi aromatik lazim digunakan untuk meningkatkan kestabilan metabolik kandidat senyawa obat.
  • Penyiapan prekursor fenol melalui demetilasi gugus metoksi, sehingga menghasilkan fenol terhalogenasi yang berguna sebagai bahan antara sintesis lanjutan.
  • Pembuatan pustaka analog untuk kajian hubungan struktur dan aktivitas, karena pola substitusi klor-fluor yang berbeda memberikan variasi sifat elektronik dan sterik yang informatif.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk C2216
Nomor CAS 450-89-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g
Bentuk fisik cairan pada suhu ruang
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, berventilasi baik, dan terhindar dari sumber api

Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di lemari bahan kimia sejuk dan berventilasi baik, jauh dari panas, nyala api terbuka, serta bahan pengoksidasi kuat. Gunakan botol kaca dengan tutup berlapis dan hindari penguapan dengan menutup segera setelah pemakaian. Lakukan pemindahan cairan di dalam lemari asam sambil mengenakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan kacamata pelindung, karena anisol terhalogenasi dapat mengiritasi kulit, mata, dan saluran pernapasan. Sediakan bahan penyerap tumpahan di dekat area kerja dan buang limbah melalui wadah limbah pelarut terhalogenasi.

—