2-Chloro-4-methoxypyrimidine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik di laboratorium. Bahan ini sering ditemukan dalam sintesis senyawa heterosiklik dan merupakan bahan baku penting dalam pembuatan obat-obatan, pestisida, dan bahan kimia industri. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini berperan sebagai reaktan atau intermediat dalam berbagai proses kimia kompleks.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga memungkinkan reaksi kimia berbagai jenis. Karena sifat kimianya yang spesifik, senyawa ini dipilih karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi, reaksi kondensasi, dan reaksi siklis. Sifat ini menjadikannya sangat relevan dalam penelitian kimia organik.
Dalam laboratorium di Indonesia, bahan ini sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Banyak institusi pendidikan dan lembaga penelitian menggunakan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan kimia dengan struktur tertentu. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan para peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen mereka.
- Sintesis senyawa heterosiklik digunakan untuk menghasilkan senyawa dengan struktur kompleks.
- Reaksi substitusi halogen digunakan untuk memodifikasi rantai molekul kimia.
- Pembuatan obat-obatan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa farmakologis.
- Penelitian pestisida untuk pengembangan bahan kimia yang efektif dan ramah lingkungan.
- Eksperimen kimia organik untuk mempelajari reaktivitas dan sifat kimia senyawa tertentu.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 22536-63-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | TCI |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Chloro-4-methoxypyrimidine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara bebas. Penyimpanannya sebaiknya dilakukan di tempat sejuk dan kering untuk mencegah degradasi. Dalam penggunaan, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifat kimianya yang reaktif, bahan ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
—

