Cephalothin TCI C2769 adalah senyawa antibiotik yang digunakan dalam berbagai eksperimen biokimia dan mikrobiologi di laboratorium. Sebagai anggota keluarga penisilin, Cephalothin memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan bakteri gram-positif dengan cara menghambat sintesis dinding sel bakteri. Produk ini sangat berguna dalam uji sensitivitas bakteri, isolasi mikroba, dan pengembangan metode pengendalian infeksi.
Cephalothin memiliki sifat kimia stabil dan mudah larut dalam air, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai larutan. Karena sifatnya yang tidak bersifat toksik dalam dosis rendah, produk ini juga cocok untuk eksperimen yang memerlukan keamanan tinggi. Keberadaan senyawa ini di laboratorium Indonesia memperkaya kemampuan para peneliti dalam mengatasi masalah mikrobiologi dan biokimia.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Cephalothin sering digunakan dalam penelitian kesehatan masyarakat, farmasi, dan bioteknologi. Bahan ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas penelitian dan pengembangan solusi medis yang lebih efektif dan aman.
- Uji sensitivitas bakteri untuk menentukan efektivitas antibiotik dalam pengobatan infeksi
- Isolasi dan identifikasi bakteri gram-positif dalam sampel lingkungan atau medis
- Pengembangan metode pengendalian infeksi di fasilitas kesehatan
- Penelitian tentang mekanisme kerja antibiotik dan resistensi bakteri
- Eksperimen biokimia untuk analisis aktivitas enzim dan metabolisme mikroba
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 153-61-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Cephalothin harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga kualitasnya. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan alat dan wadah yang digunakan bersih dan steril untuk mencegah kontaminasi. Selalu gunakan sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk menjaga keselamatan diri dan lingkungan.
- Telang dkk. (2005). Crystallization of Cephalothin Sodium During Lyophilization from tert-Butyl Alcohol?Water Cosolvent System. Pharmaceutical Research doi:10.1007/s11095-004-9021-3
- Abraham dkk. (2009). Cephalothin Hypersensitivity Associated with Anti-Cephalothin Antibodies. International Archives of Allergy and Applied Immunology doi:10.1159/000230095
- Matsuda dkk. (1999). Transferability of Cephalothin to the Alveolar Cavity in Thoroughbreds.. Journal of Veterinary Medical Science doi:10.1292/jvms.61.209
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
