Cyclohexadiene (1,3- dan 1,4-mixtur) adalah senyawa organik yang sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini memiliki struktur siklik dengan dua ikatan ganda yang memungkinkan reaktivitas tinggi dalam berbagai kondisi kimia. Cyclohexadiene digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam reaksi dienes atau reaksi yang melibatkan pembentukan ikatan baru. Produk ini juga sering digunakan dalam reaksi substitusi dan reaksi polimerisasi.
Cyclohexadiene memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap oksidasi dan paparan cahaya. Untuk meningkatkan stabilitasnya, produk ini stabilisasi dengan BHT (butylated hydroxytoluene), yang merupakan penghambat oksidasi. Bahan ini juga memiliki sifat volatil dan mudah menguap, sehingga perlu ditangani dengan hati-hati. Karena sifatnya yang reaktif, Cyclohexadiene harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari sumber panas.
Di laboratorium Indonesia, Cyclohexadiene sering digunakan dalam penelitian kimia organik, termasuk dalam pembuatan senyawa farmakologis, bahan polimer, dan senyawa sintetik lainnya. Bahan ini juga menjadi bagian dari proses penelitian yang memerlukan reaksi kimia dengan bahan dasar yang memiliki reaktivitas tinggi. Karena kebutuhan akan bahan kimia yang berkualitas dan aman, Cyclohexadiene menjadi salah satu bahan yang sering dicari oleh para peneliti di Indonesia.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Reaksi polimerisasi untuk pembuatan bahan polimer sintetis
- Penelitian farmakologis dalam pembuatan senyawa obat baru
- Reaksi substitusi dalam sintesis senyawa aromatik
- Pengembangan bahan kimia untuk industri kimia dan material
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | (tidak ada) |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5mL, 25mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sumber panas dan cahaya |
Cyclohexadiene harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari sumber panas serta cahaya. Bahan ini sangat volatil dan mudah menguap, sehingga wadah harus rapat dan tidak bocor. Penanganan harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang ventilasi baik untuk menghindari akumulasi uap. Karena sifat reaktifnya, bahan ini harus dihindari dari paparan oksidator dan bahan kimia lain yang dapat memicu reaksi. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat mengambil atau memanjangkannya.
- Ceylan dkk. (2003). Synthesis of 1‐Phenyl‐1,2‐cyclohexadiene and 1‐(2‐Bromocyclohex‐2‐en‐1‐yl)benzene and Wurtz‐Like Condensation Products in the Reaction of 1‐(2,3‐Dibromocyclohex‐1‐en‐1‐yl) Benzene with Zinc.. ChemInform doi:10.1002/chin.200306095
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
