N-Carbobenzoxy-3-pyrroline adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur dasar pirrolin yang diperlakukan dengan grup karboksilat benzoat, sehingga memungkinkan reaksi kimia yang lebih spesifik dan terkendali. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk membangun struktur kompleks yang diperlukan dalam penelitian farmakologi, kimia organik, dan sintesis obat.
Karakteristik utama dari N-Carbobenzoxy-3-pyrroline termasuk kemurnian tinggi, stabilitas kimia, dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti hidrolisis, substitusi, dan reaksi dengan reaktif lain. Karena sifat ini, senyawa ini dipilih sebagai bahan baku yang andal untuk pengembangan senyawa baru yang memiliki aktivitas biologis tertentu.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmiah yang berkaitan dengan sintesis senyawa aktif secara biologis. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk memperluas pengetahuan dalam bidang kimia dan farmakologi.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Penelitian aktivitas biologis senyawa kimia organik
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam reaksi kimia organik
- Pembuatan bahan baku untuk senyawa farmakologis
- Pengembangan senyawa dengan aktivitas antioksidan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 31970-04-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
N-Carbobenzoxy-3-pyrroline harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Tempat penyimpanan yang ideal adalah pada suhu ruangan dan terlindung dari paparan udara bebas. Dalam penanganan, gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kebocoran atau kontaminasi.
—
