Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 75-00-3

Chloroethane (ca. 15% in Tetrahydrofuran, ca. 2.0mol/L) TCI C2883

Chloroethane (ca. 15% in Tetrahydrofuran, ca. 2.0mol/L) TCI C2883

Identitas Kimia

Nama lain
Ethyl Chloride (ca. 15% in Tetrahydrofuran, ca. 2.0mol/L)
No. CAS
75-00-3
PubChem
CID 6337·SID 253661890
Rumus molekul
C2H5Cl
Berat molekul
64.51 g/mol
Suhu simpan
0-10°C
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
chloroethane
SMILES
CCCl
InChIKey
HRYZWHHZPQKTII-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00000961
Harga reguler Rp 1.803.900,00
Harga reguler Rp 1.261.050,00 Harga obral Rp 1.803.900,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Chloroethane (ca. 15% in Tetrahydrofuran, ca. 2.0mol/L) dari TCI adalah larutan kloroetana, atau etil klorida, dalam pelarut tetrahidrofuran (THF). Kloroetana murni berupa gas pada suhu ruang sehingga sulit ditakar secara tepat di laboratorium biasa. Dengan menyediakannya dalam bentuk larutan berkonsentrasi tertentu, TCI memudahkan peneliti menggunakan kloroetana sebagai sumber gugus etil dalam reaksi alkilasi dan sintesis organik tanpa memerlukan peralatan penanganan gas khusus.

Keunggulan utama produk ini adalah kepraktisannya. Larutan dapat diambil menggunakan syringe atau kanula, sehingga jumlah reagen dapat dihitung berdasarkan volume dengan konsentrasi perkiraan sebagaimana tercantum pada nama produk. Pelarut THF sendiri merupakan eter siklik yang sangat umum dipakai dalam kimia organologam, termasuk pembuatan reagen Grignard, sehingga larutan ini dapat langsung masuk ke dalam banyak prosedur sintesis tanpa pergantian pelarut. Kloroetana berperan sebagai elektrofil sederhana untuk memasang gugus etil pada nukleofil seperti amina, alkoksida, tiolat, atau karbanion.

Di Indonesia, produk ini relevan bagi laboratorium kimia organik sintetik di universitas, lembaga riset, dan unit pengembangan proses di industri kimia dan farmasi yang memerlukan reaksi etilasi dalam skala kecil. Kemasan 100mL cukup untuk serangkaian percobaan optimasi. Karena mengandung bahan mudah menyala dan mudah menguap, laboratorium pengguna sebaiknya memiliki lemari asam yang memadai, teknik kerja bebas udara, dan tempat penyimpanan bahan mudah terbakar yang sesuai.

Brosur TCI (PDF)

  • Reaksi etilasi nukleofil: kloroetana bertindak sebagai elektrofil sederhana sehingga dapat memasang gugus etil pada amina, fenoksida, tiolat, atau karbanion dalam sintesis organik.
  • Pembuatan reagen Grignard etil: larutan dalam THF sesuai untuk reaksi dengan magnesium, karena THF adalah pelarut standar dalam pembuatan dan penggunaan reagen Grignard.
  • Sintesis garam amonium kuaterner dan cairan ionik: alkilasi amina tersier atau heterosiklik dengan kloroetana menghasilkan garam etil yang berguna sebagai prekursor cairan ionik.
  • Penakaran reagen gas secara praktis: bentuk larutan memungkinkan pengambilan dengan syringe, sehingga stoikiometri dapat dihitung tanpa harus menangani gas kloroetana secara langsung.
  • Studi mekanisme substitusi nukleofilik: sebagai alkil halida primer sederhana, kloroetana menjadi substrat model untuk mempelajari reaktivitas SN2 dan pengaruh pelarut.

Merek TCI (kode produk C2883)
Nomor CAS 75-00-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 100mL
Bentuk fisik larutan dalam tetrahidrofuran (ca. 15%, ca. 2.0mol/L)
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, jauh dari sumber api, wadah tertutup rapat sesuai label TCI

Larutan ini sangat mudah menyala karena mengandung kloroetana dan THF yang keduanya mudah menguap. Simpan di lemari bahan mudah terbakar yang sejuk dan berventilasi, jauh dari panas, percikan api, dan oksidator. THF dapat membentuk peroksida bila lama terpapar udara, sehingga wadah harus selalu tertutup rapat, sebaiknya di bawah gas inert, dan dicatat tanggal pembukaannya. Ambil larutan dengan syringe atau kanula di lemari asam, gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas lab tahan api. Baca SDS sebelum digunakan.

—