Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 391-77-5

4-Chloro-6-fluoroquinoline TCI C2989

4-Chloro-6-fluoroquinoline TCI C2989

Identitas Kimia

No. CAS
391-77-5
PubChem
CID 2736586·SID 253660555
Rumus molekul
C9H5ClFN
Berat molekul
181.59 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-chloro-6-fluoroquinoline
SMILES
C1=CC2=NC=CC(=C2C=C1F)Cl
InChIKey
CKTQPWIDUQGUGG-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00278783
Harga reguler Rp 530.250,00
Harga reguler Harga obral Rp 530.250,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI C2989 4-Chloro-6-fluoroquinoline dengan nomor CAS 391-77-5 adalah senyawa heterosiklik terfluorinasi yang menggabungkan kerangka kuinolina dengan dua substituen halogen pada posisi berbeda. Di laboratorium sintesis, bahan ini berfungsi sebagai blok bangunan berfluor yang sangat dihargai dalam perancangan molekul aktif. Kerangka kuinolina sendiri merupakan inti struktur yang sering ditemui pada senyawa bioaktif, sedangkan kehadiran fluor pada cincin benzena memberikan karakter elektronik khusus. Kombinasi ini menjadikan senyawa tersebut titik awal yang efisien untuk membangun turunan kuinolina tersubstitusi melalui reaksi substitusi maupun kopling berkatalis logam.

Karakteristik utama yang membuat senyawa ini dipilih adalah reaktivitas selektif pada posisi empat. Atom klor yang terikat pada karbon di sebelah nitrogen cincin bersifat sangat rentan terhadap substitusi nukleofilik aromatik, sehingga dapat digantikan oleh amina, alkoksida, atau tiolat dalam kondisi yang relatif sederhana. Sementara itu, atom fluor pada cincin benzena bersifat jauh lebih inert terhadap kondisi tersebut sehingga tetap bertahan pada produk akhir. Fluor memberikan pengaruh elektronik kuat, meningkatkan kestabilan metabolik pada senyawa bioaktif, dan menyediakan penanda yang mudah diamati melalui spektroskopi NMR inti fluor.

Di lingkungan riset Indonesia, bahan ini banyak digunakan laboratorium kimia medisinal, kimia organik sintesis, serta kelompok riset yang mengembangkan senyawa antimikroba maupun antikanker berbasis heterosiklik. Kemasan 1 g dan 5 g cocok untuk penelusuran rute sintesis, penyusunan seri senyawa untuk uji hubungan struktur-aktivitas, dan kegiatan penelitian pascasarjana. Ukuran ini juga memudahkan laboratorium menjaga persediaan tetap terkendali tanpa menyimpan bahan berlebih dalam waktu lama.

  • Sintesis turunan 4-aminokuinolina, karena atom klor pada posisi empat mudah digantikan amina melalui substitusi nukleofilik aromatik pada kondisi pemanasan sederhana.
  • Pembuatan kandidat senyawa antimikroba, sebab inti kuinolina berfluor merupakan kerangka yang lazim dieksplorasi dalam program penemuan obat antibakteri dan antiparasit.
  • Reaksi kopling silang berkatalis paladium, karena ikatan karbon–klor dapat diaktifkan untuk memasang gugus aril, alkenil, atau alkinil pada kerangka kuinolina.
  • Penyusunan pustaka senyawa untuk kajian struktur-aktivitas, mengingat satu bahan awal ini dapat diubah menjadi banyak analog dengan variasi substituen terkontrol.
  • Riset material dan pewarna fluoresens, sebab kerangka kuinolina terkonjugasi dengan substituen fluor sering menunjukkan sifat optik yang menarik untuk dikaji.

Merek TCI
Nomor CAS 391-77-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik bahan organik heterosiklik terfluorinasi sesuai keterangan pada label dan Certificate of Analysis
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya sesuai anjuran label

Simpan senyawa dalam botol aslinya yang tertutup rapat, di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, berventilasi baik, dan terhindar dari sinar matahari langsung serta sumber panas. Hindari kontak dengan basa kuat, nukleofil kuat, dan oksidator karena posisi klor pada cincin bersifat reaktif terhadap substitusi. Lakukan penimbangan di dalam lemari asam menggunakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan kacamata pelindung, sebab senyawa heterosiklik terhalogenasi dapat mengiritasi kulit, mata, dan saluran pernapasan. Gunakan spatula kering, tutup kembali botol segera, dan buang limbah terhalogenasi pada wadah limbah khusus sesuai prosedur laboratorium.

—