Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 6053-46-9

3-(Carboxymethyl)-1,2,4-cyclopentanetricarboxylic Acid 1,4:2,3-Dianhydride TCI C3110

3-(Carboxymethyl)-1,2,4-cyclopentanetricarboxylic Acid 1,4:2,3-Dianhydride TCI C3110
Harga reguler Rp 2.038.050,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.038.050,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

3-(Carboxymethyl)-1,2,4-cyclopentanetricarboxylic Acid 1,4:2,3-Dianhydride dari TCI dengan kode katalog C3110 adalah monomer dianhidrida alisiklik yang dirancang khusus untuk sintesis polimer kinerja tinggi. Berbeda dengan dianhidrida aromatik konvensional, senyawa ini membawa kerangka siklopentana jenuh dengan dua cincin anhidrida yang sangat reaktif terhadap gugus amina. Di laboratorium ilmu material dan kimia polimer, bahan ini berperan sebagai komponen asam pada reaksi polikondensasi dengan diamina untuk membentuk poliamida asam yang kemudian diimidisasi menjadi poliimida.

Karakteristik paling menonjol dari monomer ini adalah struktur alisikliknya yang tidak memiliki sistem aromatik terkonjugasi antar cincin. Ketiadaan konjugasi tersebut menekan pembentukan kompleks transfer muatan yang biasanya membuat poliimida aromatik berwarna kuning hingga cokelat, sehingga polimer yang dihasilkan berpeluang jauh lebih jernih dan tidak berwarna. Selain itu, kerangka siklopentana yang kaku namun tidak planar membantu menjaga ketahanan termal sekaligus menurunkan birefringensi optik. Dua cincin anhidrida yang tersedia memberi reaktivitas tinggi terhadap diamina pada kondisi polimerisasi yang lazim digunakan di laboratorium.

Kebutuhan akan monomer semacam ini terus meningkat di Indonesia seiring berkembangnya riset material fungsional di perguruan tinggi teknik, laboratorium polimer, dan lembaga riset nasional yang menggarap film optik, substrat fleksibel, dan lapisan pelindung. Tersedia dalam kemasan 1 g dan 5 g, ukuran tersebut sesuai untuk sintesis skala laboratorium, penapisan pasangan diamina, serta pembuatan film uji. AMI Scientific menyediakannya untuk mendukung riset material maju di dalam negeri.

  • Sintesis poliimida transparan: menjadi monomer asam utama yang menghasilkan film berwarna sangat terang karena kerangka alisikliknya menekan pembentukan kompleks transfer muatan antar rantai.
  • Pengembangan substrat display fleksibel: dipakai dalam riset film polimer yang menuntut kombinasi kejernihan optik, kestabilan termal, dan kelenturan mekanik sekaligus.
  • Riset material optik berbirefringensi rendah: struktur non planar monomer ini membantu menurunkan anisotropi optik pada film hasil pengecoran yang dipakai sebagai lapisan kompensasi.
  • Pembuatan poliamida asam prekursor: bereaksi dengan berbagai diamina dalam pelarut polar aprotik untuk menghasilkan larutan prekursor yang siap dicetak menjadi film.
  • Modifikasi resin dan pelapis: cincin anhidrida reaktifnya dapat dimanfaatkan sebagai agen pengikat silang pada studi formulasi resin epoksi maupun pelapis fungsional.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog C3110
Nomor CAS 6053-46-9
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan, sesuai anjuran label produsen

Gugus anhidrida sangat peka terhadap uap air dan dapat terhidrolisis menjadi asam karboksilat bebas yang tidak lagi reaktif pada polimerisasi, sehingga perlindungan terhadap kelembapan menjadi prioritas utama. Simpan wadah tertutup rapat di dalam desikator atau lemari kering, dan bila memungkinkan gunakan atmosfer gas inert saat wadah dibuka. Timbang bahan secepat mungkin dan segera tutup kembali botolnya; hindari membuka wadah dingin di ruangan lembap karena embun dapat terbentuk pada padatan. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, tangani di lemari asam, serta hindari kontak dengan kulit, mata, dan saluran pernapasan.