Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 68751-90-6

5-Chloro-2-hydroxy-4-methylbenzophenone, CAS 68751-90-6, TCI C3260

5-Chloro-2-hydroxy-4-methylbenzophenone, CAS 68751-90-6, TCI C3260

Identitas Kimia

No. CAS
68751-90-6
PubChem
CID 555814·SID 354334187
Rumus molekul
C14H11ClO2
Berat molekul
246.69 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(5-chloro-2-hydroxy-4-methylphenyl)-phenylmethanone
SMILES
CC1=CC(=C(C=C1Cl)C(=O)C2=CC=CC=C2)O
InChIKey
IOGQACQRFGDUPT-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00002325
Harga reguler Rp 1.272.600,00
Harga reguler Rp 905.100,00 Harga obral Rp 1.272.600,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

5-Chloro-2-hydroxy-4-methylbenzophenone adalah turunan benzofenon dengan gugus hidroksil pada posisi orto terhadap gugus karbonil, ditambah atom klor dan gugus metil pada cincin yang sama. Senyawa 2-hidroksibenzofenon dikenal luas sebagai kerangka penyerap sinar ultraviolet. Kerangka yang sama juga menjadi intermediat penting dalam sintesis senyawa heterosiklik dan molekul farmasi. Di laboratorium, bahan ini berperan sebagai non-heterocyclic building block yang menyediakan sistem aril keton tersubstitusi yang siap difungsionalisasi lebih lanjut.

Ciri khas senyawa ini adalah ikatan hidrogen intramolekul antara gugus hidroksil fenolik dan oksigen karbonil. Ikatan ini menstabilkan molekul dan memungkinkan mekanisme pelepasan energi foton UV yang efisien melalui transfer proton keadaan tereksitasi. Mekanisme inilah yang menjadi dasar kerja penyerap UV golongan hidroksibenzofenon. Gugus hidroksil dan karbonil juga dapat membentuk kelat dengan ion logam, sedangkan atom klor dan gugus metil mengatur sifat elektronik serta lipofilisitas. Kombinasi ini memberi peneliti fleksibilitas dalam merancang turunan.

Di Indonesia, bahan ini relevan untuk laboratorium riset polimer dan aditif yang mempelajari stabilisasi UV pada plastik dan pelapis, mengingat paparan sinar matahari tropis yang intens. Kelompok kimia organik dan farmasi dapat memakainya sebagai intermediat sintesis, sedangkan laboratorium kimia koordinasi dapat mengeksplorasi kompleks logamnya. Kemasan 5g cocok untuk uji awal, sedangkan kemasan 25g mendukung pembuatan seri turunan atau formulasi percobaan.

  • Riset penyerap UV untuk polimer: kerangka 2-hidroksibenzofenon dapat menyerap energi UV dan melepaskannya sebagai panas, sehingga relevan untuk studi stabilisasi plastik dan pelapis.
  • Sintesis heterosiklik beroksigen: posisi gugus hidroksil dan karbonil yang berdekatan memungkinkan siklisasi menjadi kerangka seperti benzofuran atau santon melalui rute yang sesuai.
  • Pembuatan eter dan ester fenolik: gugus hidroksil dapat dialkilasi atau diasilasi untuk mengatur kelarutan dan kompatibilitas turunan dengan matriks polimer tertentu.
  • Kimia koordinasi dan ligan kelat: pasangan hidroksil-karbonil dapat mengikat ion logam secara bidentat, sehingga bahan ini berguna untuk mempelajari kompleks logam baru.
  • Studi fotofisika transfer proton: ikatan hidrogen intramolekulnya menjadikan senyawa ini model yang baik untuk mempelajari mekanisme transfer proton keadaan tereksitasi secara spektroskopik.

Merek TCI (kode produk C3260)
Nomor CAS 68751-90-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik padatan (rincian lengkap mengacu pada label dan sertifikat analisis produk)
Penyimpanan wadah tertutup rapat, tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya

Simpan 5-Chloro-2-hydroxy-4-methylbenzophenone dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, berventilasi baik, dan jauh dari cahaya langsung, sesuai petunjuk pada label. Gunakan peralatan bersih dan kering saat mengambil bahan agar tidak terkontaminasi. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Hindari menghirup debu dengan bekerja di lemari asam atau area berventilasi. Jauhkan dari oksidator kuat dan basa kuat. Buang limbah sebagai limbah organik terhalogenasi, dan baca SDS sebelum pemakaian.

—