2-Chloro-9H-carbazole adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur heterosiklik yang membuatnya menjadi bahan dasar penting dalam pembuatan senyawa farmakologis dan material kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam reaksi substitusi dan reaksi fungsionalisasi.
Senyawa ini memiliki sifat kimia stabil dan reaktivitas yang dapat diprediksi, sehingga memudahkan proses sintesis dan manipulasi kimia. Karena struktur heterosikliknya, senyawa ini juga memiliki keunggulan dalam reaktivitas terhadap berbagai kondisi reaksi, seperti reaksi dengan logam alkali atau reagen oksidatif. Keistimewaan ini menjadikannya pilihan utama dalam penelitian kimia organik.
Di laboratorium Indonesia, 2-Chloro-9H-carbazole digunakan dalam penelitian kimia farmasi, material, dan industri kimia. Bahan ini menjadi bagian dari proses pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi medis atau teknologi tinggi. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk melakukan eksperimen secara efisien dan akurat.
- Sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru
- Reaksi fungsionalisasi heterosiklik dalam kimia organik
- Pembuatan material kimia dengan struktur kompleks
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa organik
- Pengembangan senyawa dengan sifat optik atau elektronik unik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 10537-08-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan cahaya dan kelembapan |
2-Chloro-9H-carbazole harus disimpan dalam wadah tertutup dan kering, di tempat yang sejuk dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau kaca. Selama penanganan, perlu dilakukan dengan hati-hati untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dihindari konsumsi atau inhalasi.
—
