3-Chloro-4-nitroaniline adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium sebagai bahan dasar untuk pembuatan senyawa kompleks lainnya. Dalam konteks kimia organik, senyawa ini memiliki struktur aromatik dengan substituen klorin dan nitro yang memberikan sifat reaktif khas. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini sering digunakan dalam reaksi substitusi elektrofilik dan reaksi reduksi.
3-Chloro-4-nitroaniline memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap panas dan paparan cahaya. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang berbeda tergantung pada pelarut yang digunakan, sehingga memudahkan proses pemisahan dan pemurnian. Karena sifatnya yang sangat reaktif, senyawa ini memerlukan penanganan yang hati-hati untuk mencegah reaksi yang tidak diinginkan.
Dalam laboratorium di Indonesia, 3-Chloro-4-nitroaniline digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pembuatan senyawa obat dan bahan kimia industri. Bahan ini sering ditemukan dalam proyek penelitian yang memerlukan sintesis senyawa kompleks dengan struktur aromatik. Karena kebutuhan yang tinggi, bahan ini menjadi salah satu bahan penting dalam laboratorium kimia di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia.
- Sintesis senyawa obat dengan struktur aromatik kompleks
- Reaksi substitusi elektrofilik untuk pembuatan senyawa baru
- Pembuatan bahan kimia industri yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Penelitian tentang mekanisme reaksi kimia organik
- Pengembangan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 825-41-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
3-Chloro-4-nitroaniline harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan cahaya langsung. Bahan ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan yang tidak tepat dapat menyebabkan reaksi kimia yang tidak diinginkan atau kerusakan bahan. Pastikan wadah tidak terbuka dan terhindar dari kontaminasi.
—
