Ciclopirox Olamine TCI C3545 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium, terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Senyawa ini memiliki aktivitas antimikroba yang kuat, sehingga sering digunakan sebagai bahan baku dalam pengembangan produk farmasi dan produk perawatan kulit. Dalam laboratorium, Ciclopirox Olamine digunakan untuk uji aktivitas antibakteri, antijamur, dan antiparasit, serta sebagai bahan untuk sintesis senyawa lain yang memiliki efek terapeutik.
Ciclopirox Olamine memiliki struktur kimia yang stabil dan daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini juga memiliki sifat antiseptik yang baik, sehingga cocok untuk aplikasi dalam bidang medis dan kosmetik. Karena sifatnya yang tidak beracun dan aman dalam penggunaan yang tepat, Ciclopirox Olamine menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen ilmiah di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Ciclopirox Olamine digunakan dalam penelitian tentang pengendalian infeksi, pengembangan obat, dan uji klinis. Bahan ini juga sering digunakan dalam penelitian terkait perawatan kulit dan pengobatan penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur atau bakteri. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, Ciclopirox Olamine menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan ilmuwan di Indonesia.
- Uji aktivitas antibakteri untuk pengembangan antibiotik baru
- Penelitian tentang efek antijamur dalam pengobatan penyakit kulit
- Sintesis senyawa kimia yang memiliki aktivitas terapeutik
- Uji stabilitas senyawa dalam kondisi lingkungan tertentu
- Pengembangan produk kosmetik dengan efek antiseptik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 41621-49-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Ciclopirox Olamine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan tinggi. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dianggap sebagai bahan kimia yang harus diperlakukan dengan hati-hati dalam laboratorium.
- Oliveira dkk. (2010). Ciclopirox olamine: an antifungal alternative against cryptococcosis. Letters in Applied Microbiology doi:10.1111/j.1472-765x.2010.02914.x
- Mucha dkk. (2024). Ciclopirox and Ciclopirox Olamine: Antifungal Agents in Dermatology with Expanding Therapeutic Potential. Applied Sciences doi:10.3390/app142411859
- Weir dkk. (2010). The repositioning of the anti-fungal agent ciclopirox olamine as a novel therapeutic agent for the treatment of haematologic malignancy. Journal of Clinical Pharmacy and Therapeutics doi:10.1111/j.1365-2710.2010.01172.x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

