Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 120116-88-3

Cyazofamid TCI C3655

Cyazofamid TCI C3655

Identitas Kimia

Nama lain
4-Chloro-2-cyano-N,N-dimethyl-5-(4-methylphenyl)-1H-imidazole-1-sulfonamide · 4-Chloro-2-cyano-N,N-dimethyl-5-p-tolylimidazole-1-sulfonamide · Cyamidazosulfamid · Fendazosulam
No. CAS
120116-88-3
Rumus molekul
C13H13ClN4O2S
Berat molekul
324.78 g/mol
Kemurnian
>97.0%(HPLC)(N)
Suhu simpan
0-10°C
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-chloro-2-cyano-N,N-dimethyl-5-(4-methylphenyl)imidazole-1-sulfonamide
SMILES
CC1=CC=C(C=C1)C2=C(N=C(N2S(=O)(=O)N(C)C)C#N)Cl
InChIKey
YXKMMRDKEKCERS-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL04112761
PubChem
CID 9862076
Harga reguler Rp 1.378.650,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.378.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Cyazofamid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang nutrisi dan biologi sel. Bahan ini termasuk dalam kategori senyawa aktif yang digunakan untuk menghambat pertumbuhan mikroba tertentu, terutama jamur. Dalam laboratorium, Cyazofamid sering digunakan sebagai bahan bantu dalam eksperimen yang berkaitan dengan pengendalian pertumbuhan mikroba dan pengujian efektivitas senyawa penghambat pertumbuhan. Sebagai bahan kimia yang memiliki aktivitas biologis, Cyazofamid juga digunakan dalam penelitian tentang mekanisme pertahanan sel terhadap infeksi.

Cyazofamid memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Karakteristik ini membuatnya mudah digunakan dalam berbagai metode analisis kimia dan biokimia. Selain itu, senyawa ini memiliki kestabilan termal yang baik, sehingga cocok untuk penyimpanan dan penggunaan dalam kondisi laboratorium yang bervariasi. Karena sifatnya yang tidak beracun dan aman dalam penggunaan yang tepat, Cyazofamid menjadi pilihan yang populer dalam penelitian ilmiah.

Di laboratorium Indonesia, Cyazofamid digunakan dalam berbagai penelitian terkait bidang nutrisi dan mikrobiologi. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang bertujuan menguji efektivitas senyawa penghambat pertumbuhan mikroba, terutama dalam konteks pengembangan produk alami atau sintetis untuk penggunaan dalam bidang pertanian dan kesehatan. Peneliti di Indonesia juga menggunakan Cyazofamid sebagai bahan bantu dalam penelitian tentang interaksi antara mikroba dan nutrisi.

  • Pengujian efektivitas senyawa penghambat pertumbuhan jamur dalam penelitian nutrisi
  • Analisis senyawa aktif dalam produk alami untuk penggunaan pertanian
  • Eksperimen biokimia untuk memahami mekanisme penghambatan pertumbuhan mikroba
  • Penelitian tentang interaksi antara nutrisi dan mikroba dalam sistem biologis
  • Pengembangan bahan pengawet alami untuk aplikasi dalam bidang kesehatan

Merek TCI
Nomor CAS 120116-88-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Cell Biology > Nutrition Research
Ukuran kemasan 1g, 5g
Bentuk fisik Padat (serbuk)
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Cyazofamid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan sinar matahari langsung. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa. Dalam penggunaan, pastikan wadah tetap tertutup untuk mencegah kontaminasi dan penguapan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk meminimalkan risiko paparan.

  • European Food Safety Authority (2015). Reasoned opinion on the modification of the existing MRL for cyazofamid in aubergines. EFSA Journal doi:10.2903/j.efsa.2015.3993
  • Wu dkk. (2018). Simultaneous determination of residues of metalaxyl, cyazofamid and a cyazofamid metabolite in tobacco leaves and soil by liquid chromatography with tandem mass spectrometry. Biomedical Chromatography doi:10.1002/bmc.4161
  • Lee dkk. (2026). Dissipation and Residue Behavior of Cyazofamid following Foliar Application to Stevia. Korean Journal of Environmental Agriculture doi:10.5338/kjea.2026.45.14

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.