TCI C3661 CF-MONO adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori dipyrromethene dyes, yang memiliki peran penting dalam bidang ilmu material optik dan fotonic. Senyawa ini digunakan sebagai bahan dasar untuk pengembangan material yang dapat menyerap atau memancarkan cahaya dalam berbagai panjang gelombang. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk penelitian terkait pemrosesan material optik, pengembangan sensor optik, dan studi tentang sifat optik dari berbagai substrat.
TCI C3661 CF-MONO memiliki karakteristik unik seperti kemampuan untuk menyerap cahaya dalam rentang tertentu dan memancarkannya kembali dengan efisiensi tinggi. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam penelitian material yang memerlukan respons optik yang presisi. Selain itu, senyawa ini juga stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaannya dalam jangka waktu yang lebih lama.
Di laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian terkait optik dan material. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga riset sering memanfaatkan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan dengan sifat optik spesifik. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan para peneliti dalam mengakses bahan yang diperlukan untuk proyek penelitian mereka.
- Penelitian material optik untuk pengembangan sensor cahaya yang sensitif
- Pengujian sifat penyerapan dan pemancaran cahaya pada berbagai substrat
- Pembuatan material dengan respons optik yang dapat dikontrol secara presisi
- Pengembangan teknologi pemrosesan material untuk aplikasi dalam bidang medis dan industri
- Studi tentang interaksi cahaya dengan material dalam kondisi lingkungan tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2756862-28-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Photonic Materials and Optical Materials > Dipyrromethene Dyes |
| Ukuran kemasan | 5mg, 25mg |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari paparan cahaya langsung untuk menjaga kualitas dan stabilitasnya. Penyimpanan dalam suhu kamar yang sejuk dan kering sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Selain itu, jauhkan dari bahan kimia yang bersifat reaktif untuk mencegah risiko reaksi kimia yang tidak diinginkan.
- Gan dkk. (2025). Photocatalytic Reactions of α-CF3 Alkenes with Alcohols by Controllable Non-, Mono- and Dual-Defluorination. Organic Letters doi:10.1021/acs.orglett.5c02242
- Gonçalves dkk. (2010). 800 Mono-Symptomatic Cystic Fibrosis (CF): A Case Report. Pediatric Research doi:10.1203/00006450-201011001-00800
- Ravindran dkk. (2002). ChemInform Abstract: Synthesis of Mono‐ [cf. (V), (X)] and Di‐azido‐hexopyranoses [cf. (XII)] with N‐Alkyl and N,N‐Dialkyl Amino Groups at C‐2 Position: Intermediates for Accessing New Polyaminosugars.. ChemInform doi:10.1002/chin.200208230
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
