Coluracetam adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologis dan neurobiologis. Sebagai salah satu derivat dari racetam, Coluracetam memiliki potensi sebagai agen neuroprotektif dan stimulan kognitif. Bahan ini sering digunakan dalam eksperimen untuk mengeksplorasi efeknya terhadap fungsi otak dan perilaku. Dalam laboratorium, Coluracetam berperan sebagai bahan baku untuk pengembangan obat baru, uji aktivitas farmakologis, serta studi tentang mekanisme kerja senyawa neuroaktif.
Coluracetam memiliki struktur kimia kompleks yang memungkinkan interaksi dengan reseptor otak seperti GABA-B dan NMDA. Sifat ini menjadikannya bahan yang sangat diminati dalam penelitian tentang gangguan neurologis dan psikologis. Karena sifatnya yang stabil dan mudah dianalisis, Coluracetam menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan keakuratan dan konsistensi dalam eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, Coluracetam digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, termasuk studi tentang efek kognitif, pengembangan obat untuk gangguan mental, dan uji toksisitas. Bahan ini menjadi bagian penting dalam upaya peneliti untuk memahami lebih dalam mekanisme kerja senyawa neuroaktif dan mengembangkan terapi yang lebih efektif.
Brosur TCI (PDF)
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 43
- Penelitian tentang efek neuroprotektif pada gangguan neurodegeneratif
- Uji aktivitas farmakologis untuk pengembangan obat kognitif
- Analisis interaksi senyawa dengan reseptor otak seperti GABA-B
- Studi tentang mekanisme kerja senyawa yang memengaruhi fungsi kognitif
- Eksperimen untuk mengevaluasi efek stimulan pada perilaku dan neuroplasticitas
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 135463-81-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 50mg, 250mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Coluracetam harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di lingkungan kering dan sejuk, menjauh dari paparan cahaya langsung. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia disarankan untuk memastikan kestabilan bahan. Dalam laboratorium, selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung. Pastikan proses penanganan dilakukan di area dengan ventilasi yang baik untuk mengurangi risiko paparan berlebihan.
- Maureen Lorence dkk. (2023). The Effects of Cognitive Enhancement Drug (Coluracetam) on Visual Perception, Abstract Reasoning, Pattern Recognition, Spatial Orientation, and Analytical Thinking: A Case Study. International Journal of Cognition & Behaviour doi:10.23937/2690-3172/1710016
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

