Ciclesonide TCI C3701 adalah senyawa farmakologis yang digunakan dalam penelitian ilmu kesehatan dan farmasi. Bahan ini merupakan analog sintetis dari kortikosteroid, yang memiliki aktivitas anti-inflamasi dan imunomodulator. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk menguji efek farmakologis pada sistem pernapasan, terutama dalam penelitian penyakit seperti asma dan bronkitis. Ciclesonide juga digunakan sebagai bahan baku dalam pengembangan obat yang lebih efektif dan aman.
Ciclesonide memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik tertentu, sehingga memudahkan proses penelitian dan penggunaan dalam berbagai kondisi eksperimental. Bahan ini juga memiliki tingkat keamanan yang relatif tinggi dalam penggunaan laboratorium, asalkan dihandle dengan benar. Karena sifatnya yang tidak beracun dan tidak menyebabkan keracunan akut, ciclesonide menjadi pilihan yang populer dalam penelitian farmakologi.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, ciclesonide digunakan oleh peneliti dan institusi kesehatan untuk mengembangkan terapi baru, menguji efek obat, dan memahami mekanisme penyakit. Bahan ini juga digunakan dalam pendidikan tinggi untuk mengajarkan prinsip-prinsip farmakologi dan kimia farmakoteknis.
- Penelitian tentang efek anti-inflamasi pada saluran pernapasan
- Pengembangan obat untuk penyakit pernapasan kronis
- Uji klinis dan eksperimental untuk pengobatan asma
- Analisis kualitatif dan kuantitatif senyawa farmakologis
- Pengujian toksisitas dan keamanan bahan farmakologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 126544-47-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 10mg, 50mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Ciclesonide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam laboratorium, bahan ini harus dihindari dari kontak langsung dengan kulit dan mata. Penggunaan masker dan sarung tangan disarankan untuk memastikan keselamatan.
- &NA; (2002). Ciclesonide. Drugs in R & D doi:10.2165/00126839-200203060-00010
- Böhmer dkk. (2008). Effect of Coadministered Ketoconazole, a Strong Cytochrome P450 3A4 Enzyme Inhibitor, on the Pharmacokinetics of Ciclesonide and its Active Metabolite Desisobutyryl-Ciclesonide. Clinical Pharmacokinetics doi:10.2165/00003088-200847050-00005
- Derendorf (2007). Pharmacokinetic and Pharmacodynamic Properties of Inhaled Ciclesonide. The Journal of Clinical Pharmacology doi:10.1177/0091270007299763
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
