2-Chlororesorcinol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur molekul yang kompleks dan dapat berperan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa lain yang memiliki aplikasi luas dalam bidang farmasi, kimia organik, dan industri. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk menghasilkan senyawa heterosiklik atau senyawa yang memiliki aktivitas biologis tertentu.
2-Chlororesorcinol memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat bereaksi dengan berbagai reagen dalam kondisi tertentu. Karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi dan reaksi oksidasi, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa kompleks. Ketersediaannya dalam bentuk padat dan kemudahan dalam penggunaannya menjadikannya favorit di berbagai laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, 2-Chlororesorcinol digunakan dalam penelitian ilmiah, pendidikan, dan pengembangan produk kimia. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian terkait senyawa aktif farmakologis dan bahan baku untuk produksi obat. Karena kehandalannya dalam berbagai reaksi kimia, senyawa ini menjadi bagian penting dari peralatan laboratorium lokal.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat
- Reaksi substitusi pada posisi hidroksil untuk modifikasi struktur molekul
- Pembuatan senyawa dengan aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi
- Penelitian bidang farmakologi dan kimia organik
- Pengembangan bahan kimia untuk industri kosmetik dan farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 6201-65-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
2-Chlororesorcinol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau kaca. Dalam penanganan, harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Burnett (2017). 4-Chlororesorcinol. International Journal of Toxicology doi:10.1177/1091581817716645
- Umadevi dkk. (2005). Banana‐shaped mesogens: mesomorphic properties of seven‐ring esters derived from 5‐chlororesorcinol. Liquid Crystals doi:10.1080/02678290500031814
- (1996). Final Report on the Safety Assessment of 4-Chlororesorcinol. Journal of the American College of Toxicology doi:10.3109/10915819609008720
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
