Cycloheptanecarboxylic Acid (C3782) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori Building Blocks, yang merupakan senyawa dasar yang sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks. Cycloheptanecarboxylic Acid memiliki struktur cincin heptana dengan gugus karboksilat pada salah satu ujungnya, sehingga memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lainnya yang penting dalam sintesis organik.
Cycloheptanecarboxylic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi dengan berbagai reagen seperti basa, asam, dan pelarut organik. Senyawa ini juga memiliki titik leleh dan titik didih yang relatif tinggi, sehingga cocok untuk proses sintesis yang memerlukan suhu tinggi. Keberagaman aplikasinya membuatnya menjadi pilihan yang populer di berbagai bidang ilmu kimia, termasuk farmasi dan material.
Di laboratorium Indonesia, Cycloheptanecarboxylic Acid digunakan dalam penelitian kimia organik, pengembangan senyawa baru, serta dalam proses analisis kimia. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium yang fokus pada sintesis senyawa kompleks, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian.
- Sintesis senyawa kompleks dalam kimia organik karena struktur dasarnya yang fleksibel
- Reaksi substitusi dan esterifikasi untuk menghasilkan senyawa dengan fungsi tertentu
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia untuk mengevaluasi efisiensi dan selektivitas
- Pembuatan senyawa farmakologis sebagai bahan baku dalam pengembangan obat
- Penelitian tentang sifat fisika dan kimia senyawa cincin heptana
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1460-16-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Cycloheptanecarboxylic Acid harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya disimpan di lemari bahan kimia yang kering dan dingin. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.
- MOORE dkk. (1997). ChemInform Abstract: Biosynthetic Studies of ω‐Cycloheptyl Fatty Acids in Alicyclobacillus cycloheptanicus. Formation of Cycloheptanecarboxylic Acid from Phenylacetic Acid.. ChemInform doi:10.1002/chin.199733035
- Moore dkk. (1997). Biosynthetic Studies of ω-Cycloheptyl Fatty Acids in Alicyclobacillus cycloheptanicus. Formation of Cycloheptanecarboxylic Acid from Phenylacetic Acid. The Journal of Organic Chemistry doi:10.1021/jo962402o
- Kálmán dkk. (2002). Novel, predicted patterns of supramolecular self-assembly, afforded by tetrameric R_4^4(12) rings of C 2 symmetry in the crystal structures of 2-hydroxy-1-cyclopentanecarboxylic acid, 2-hydroxy-1-cyclohexanecarboxylic acid and 2-hydroxy-1-cycloheptanecarboxylic acid. Acta Crystallographica Section B Structural Science doi:10.1107/s0108768102001854
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
