Cyclohexanecarboxamide adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Senyawa ini memiliki struktur karboksamida yang terikat pada sikloheksana, sehingga memiliki sifat reaktif yang tinggi dan dapat berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti reaksi penggantian, esterifikasi, dan reaksi nucleofilik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa farmakologis, bahan polimer, dan produk kimia industri.
Cyclohexanecarboxamide memiliki sifat kimia stabil dalam kondisi normal, tetapi sangat reaktif terhadap berbagai reaktan organik. Senyawa ini memiliki titik didih yang cukup tinggi dan daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan kloroform. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat dalam reaksi kimia yang memerlukan pelarut non-air.
Di laboratorium Indonesia, Cyclohexanecarboxamide digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang farmasi dan material. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri.
- Sintesis senyawa farmakologis sebagai bahan baku dalam pengembangan obat
- Pembuatan polimer dan bahan kimia industri untuk aplikasi dalam produksi bahan kimia
- Reaksi kimia untuk pengembangan senyawa dengan sifat tertentu seperti antikanker atau antiviral
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik dalam lingkungan laboratorium
- Pengujian katalis dan mekanisme reaksi kimia dalam skala kecil
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1122-56-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara |
Cyclohexanecarboxamide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Senyawa ini bersifat reaktif dan harus dihindari kontak langsung dengan air atau bahan kimia berlebih. Penggunaannya harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol, dengan penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan wadah tidak terbuka dan jauh dari sumber panas atau api.
- Özer dkk. (2009). Synthesis and Characterization of N-(Arylcarbamothioyl)-cyclohexanecarboxamide Derivatives: The Crystal Structure of N-(Naphthalen-1-ylcarbamothioyl)cyclohexanecarboxamide. Molecules doi:10.3390/molecules14020655
- BOND dkk. (1990). Stimulation of weed seed germination by 1–(3‐chlorophthalirnido) cyclohexanecarboxamide (AC 94377). Annals of Applied Biology doi:10.1111/j.1744-7348.1990.tb06591.x
- Gumus dkk. (2016). Crystal structure of cis-copper(II) complex with N-(di-n-propylcarbamothioyl)cyclohexanecarboxamide ligand. European Journal of Chemistry doi:10.5155/eurjchem.7.4.416-420.1503
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


