Zinc(II) Dibenzyldithiocarbamate (Zn(DBTc)) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam pembentukan senyawa sulfur yang memiliki aplikasi luas dalam bidang farmasi, material, dan industri. Sebagai salah satu komponen dalam kelompok dithiocarbamates, senyawa ini memiliki struktur kimia yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol. Dalam laboratorium, Zn(DBTc) sering digunakan sebagai reaktan dalam reaksi substitusi, pembentukan senyawa heterosiklik, atau sebagai katalis dalam proses kimia tertentu.
Zinc(II) Dibenzyldithiocarbamate memiliki sifat kimia yang unik, yaitu kemampuannya untuk berikatan dengan logam lain, seperti tembaga, perak, atau seng, sehingga membentuk kompleks yang memiliki sifat optik atau elektronik tertentu. Karakteristik ini menjadikannya pilihan utama dalam penelitian tentang senyawa kompleks logam dan aplikasi dalam bidang material inorganik. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Zinc(II) Dibenzyldithiocarbamate digunakan sebagai bahan baku dalam penelitian kimia organik dan anorganik. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru, mempelajari reaktivitas kimia, atau memproduksi senyawa intermediet yang diperlukan untuk sintesis senyawa farmakologis. Senyawa ini juga menjadi bagian dari program penelitian yang fokus pada pengembangan material inorganik dan senyawa sulfur.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Pembentukan kompleks logam dalam penelitian material inorganik
- Reaksi substitusi dalam sintesis senyawa organik kompleks
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa sulfur dalam kimia organik
- Pengembangan senyawa intermediet untuk industri farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 14726-36-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Zinc(II) Dibenzyldithiocarbamate harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, serta jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan air atau bahan kimia berreaksi. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya ditempatkan di area dengan ventilasi yang baik dan dijauhkan dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif. Penggunaan bahan ini harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, untuk memastikan keselamatan dalam penanganan.
- Helmick dkk. (1994). Thermal decomposition of the rubber vulcanization agent, zinc dibenzyldithiocarbamate, and its potential role in nitrosamine formation in hams processed in elastic nettings. Journal of Agricultural and Food Chemistry doi:10.1021/jf00047a031
- Geier dkk. (2003). Patch testing with zinc dibenzyldithiocarbamate. A multicentre study of the Information Network of Departments of Dermatology* and the German Contact Dermatitis Research Group. Contact Dermatitis doi:10.1034/j.1600-0536.2003.00089.x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

