1,4-Dibromo-2-nitrobenzene adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori bahan pembangun (building blocks) yang sering digunakan untuk sintesis senyawa kompleks. Dalam proses kimia, senyawa ini berperan sebagai bahan baku yang dapat bereaksi dengan berbagai reaktan untuk menghasilkan produk yang lebih kompleks. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia dan pengembangan senyawa baru.
Senyawa ini memiliki struktur aromatik yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik. Dengan dua gugus bromo dan satu gugus nitro, senyawa ini memiliki kecenderungan untuk berpartisipasi dalam reaksi seperti nitrasasi, brominasi, dan reaksi substitusi aromatik. Sifat kimianya yang jelas dan konsisten membuatnya mudah diprediksi dalam reaksi kimia, sehingga menjadi bahan yang sangat berguna dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis organik dan analisis kimia. Karena tersedia dalam berbagai kemasan, senyawa ini sangat praktis untuk digunakan dalam penelitian skala kecil maupun menengah. Ketersediaannya juga memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan yang diperlukan untuk eksperimen mereka.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk pengembangan obat dan bahan kimia industri
- Reaksi substitusi aromatik dalam studi mekanisme reaksi kimia
- Pengujian reaktivitas senyawa bromo-nitro dalam kondisi berbeda
- Pembuatan senyawa intermediat dalam proses produksi bahan kimia
- Analisis struktur kimia menggunakan teknik spektroskopi dan kromatografi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3460-18-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 250g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan panas |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan panas. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga stabilitas bahan. Saat menangani bahan ini, sebaiknya menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifat kimianya yang reaktif, bahan ini harus dihindari dari kontak langsung dengan kulit dan mata.
—


