Dibutylamine (DBA) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Sebagai amina sekunder, DBA memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional, sehingga menjadi bahan penting dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan obat, bahan kimia industri, dan bahan bantu dalam reaksi organik. Dalam laboratorium, DBA berperan sebagai reaktan utama yang membantu dalam proses pembentukan senyawa baru melalui reaksi substitusi, reduksi, atau kondensasi.
Dibutylamine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun bersifat beracun dan mudah menguap. Karena sifat ini, DBA harus ditangani dengan hati-hati dan dalam lingkungan yang terkontrol. Karakteristiknya yang mudah larut dalam pelarut organik seperti etil amina menjadikannya sangat cocok untuk reaksi yang memerlukan kelarutan tinggi. Keberadaan nitrogen dalam struktur molekulnya juga memungkinkan DBA berperan dalam reaksi yang melibatkan pembentukan ikatan nitrogen.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, DBA sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa farmakologis dan bahan kimia industri. Bahan ini juga menjadi bagian dari program penelitian yang mengeksplorasi reaksi kimia yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Penggunaannya memerlukan kehati-hatian dan kepatuhan terhadap protokol keselamatan yang ketat.
Produk TCI terkait
- TCI D1078 102-83-0 3-(Dibutylamino)propylamine
- TCI I0096 5041-09-8 Isobutylamine Hydrochloride
- TCI T3770 485831-34-3 N,N,N',N'-Tetrakis[4-(diisobutylamino)phenyl]-1,4-phenylenediamine
- TCI D6338 90134-10-4 4-(Dibutylamino)benzaldehyde
- TCI D3260 57771-09-2 4-(Dibutylamino)salicylaldehyde
- TCI T3876 4182-80-3 N,N,N',N'-Tetrakis[4-(dibutylamino)phenyl]-1,4-phenylenediamine
- Sintesis senyawa farmakologis yang memerlukan reaksi amina
- Pembuatan bahan kimia industri seperti deterjen dan bahan pelarut
- Reaksi kimia organik dalam penelitian material baru
- Pengembangan metode sintesis yang lebih efisien dan ramah lingkungan
- Penelitian tentang reaksi substitusi dan kondensasi dalam kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 111-92-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Dibutylamine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau logam. Penanganan DBA harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker respirator. Bahan ini bersifat beracun dan mudah menguap, sehingga harus dihindari kontak langsung dengan kulit dan inhalasi.
- Kelland dkk. (2022). Maleic and Methacrylic Homopolymers with Pendant Dibutylamine or Dibutylamine Oxide Groups as Kinetic Hydrate Inhibitors. ACS Omega doi:10.1021/acsomega.2c05713
- Alonso dkk. (2011). Thermodynamics of ketone+amine mixtures Part IV. Volumetric and speed of sound data at (293.15; 298.15 and 303.15K) for 2-butanone +dipropylamine, +dibutylamine or +triethylamine systems. Thermochimica Acta doi:10.1016/j.tca.2010.09.004
- (2021). Ultrasonic Studies OF Molecular Interactions IN Binary Liquid Mixture OF Dibutylamine with 1-Propanol. Journal of Xidian University doi:10.37896/jxu15.5/017
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
