Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 128-37-0

2,6-Di-tert-butyl-p-cresol TCI D0228

2,6-Di-tert-butyl-p-cresol TCI D0228

Identitas Kimia

Nama lain
Butylhydroxytoluene · 3,5-Di-tert-butyl-4-hydroxytoluene · 2,6-Di-tert-butyl-4-methylphenol · BHT
No. CAS
128-37-0
Rumus molekul
C15H24O
Berat molekul
220.36 g/mol
Kemurnian
>99.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2,6-ditert-butyl-4-methylphenol
SMILES
CC1=CC(=C(C(=C1)C(C)(C)C)O)C(C)(C)C
InChIKey
NLZUEZXRPGMBCV-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00011644
PubChem
CID 31404
Harga reguler Rp 477.750,00
Harga reguler Harga obral Rp 477.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2,6-Di-tert-butyl-p-cresol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori building blocks, yang merupakan komponen dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa aromatik dan turunannya. Karena sifatnya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan dalam berbagai eksperimen kimia.

2,6-Di-tert-butyl-p-cresol memiliki struktur molekul yang khas dengan gugus metil tert-butil di kedua ujung p-cresol. Sifat ini membuatnya memiliki kestabilan tinggi terhadap oksidasi dan reaksi kimia yang tidak diinginkan. Daya tahan terhadap suhu dan kelembapan juga membuatnya cocok untuk penyimpanan jangka panjang. Karena sifatnya yang netral dan tidak mudah bereaksi, senyawa ini mudah digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium.

Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa aromatik dan bahan-bahan kimia industri. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia memanfaatkan senyawa ini untuk eksperimen yang membutuhkan bahan baku yang stabil dan terjangkau.

  • Dalam sintesis senyawa aromatik, senyawa ini digunakan sebagai bahan baku untuk memperoleh senyawa turunan yang lebih kompleks.
  • Senyawa ini cocok untuk eksperimen reaksi substitusi pada cincin aromatik karena sifatnya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali.
  • Dalam penelitian polimer, senyawa ini digunakan sebagai pengisi atau bahan dasar dalam pembuatan bahan kimia sintetik.
  • Bahan ini sering digunakan dalam pembuatan bahan antiradikal karena kemampuannya untuk menetralkan radikal bebas.
  • Senyawa ini juga digunakan dalam pembuatan bahan pelindung kimia untuk melindungi material dari degradasi.

Merek TCI
Nomor CAS 128-37-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 500g
Bentuk fisik Padat berbentuk serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber panas

Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Penyimpanan di tempat yang sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa. Dalam penggunaan, pastikan wadah tertutup rapat dan hindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk meminimalkan risiko paparan.

  • Krossing dkk. (2008). Dimeric Di(tert-butyl)haloalanes and a Monomeric Di(tert-butyl)phosphino-di(tert-butyl)alane. Zeitschrift für Naturforschung B doi:10.1515/znb-2008-0905
  • Yamato dkk. (1990). Nafion-H catalyzed tert-butylation of aromatic compounds with 2,6-DI(tert-butyl)-p-cresol [1]. Catalysis Letters doi:10.1007/bf00764001
  • FEDULINA dkk. (1997). ChemInform Abstract: Reactivity of 3,5‐Di‐tert‐butyl‐4‐hydroxybenzaldehyde, 3,5‐Di‐tert‐ butyl‐4‐hydroxybenzylalcohol and 3,5‐Di‐tert‐butyl‐4‐hydroxybenzyl Methyl Ether in the Oxidation with Oxygen in Alkaline Solutions.. ChemInform doi:10.1002/chin.199709057

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.