2,3-Dichloronitrobenzene adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia organik. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan substituen klor dan nitro yang memberikan sifat reaktif dan stabilitas tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai prekursor untuk sintesis senyawa kompleks, termasuk obat-obatan, bahan kimia industri, dan bahan baku untuk senyawa organik lainnya. Sebagai bahan bangunan kimia, 2,3-Dichloronitrobenzene memainkan peran penting dalam penelitian dan pengembangan senyawa baru.
Karakteristik utama dari 2,3-Dichloronitrobenzene adalah kestabilannya dalam kondisi tertentu dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi elektrofilik. Senyawa ini memiliki titik leleh dan titik didih yang relatif tinggi, sehingga memudahkan proses pemisahan dan penguapan dalam prosedur laboratorium. Selain itu, struktur molekulnya yang teratur memungkinkan reaksi yang dapat diprediksi dan dikontrol dengan baik.
Di laboratorium Indonesia, 2,3-Dichloronitrobenzene digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini sering diaplikasikan dalam proyek yang berkaitan dengan sintesis senyawa aktif biologis dan pengembangan bahan kimia industri. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan yang diperlukan untuk eksperimen mereka.
- Sintesis senyawa aktif biologis karena reaktivitas dan struktur molekul yang stabil
- Reaksi substitusi elektrofilik dalam kimia organik untuk menghasilkan senyawa kompleks
- Pengembangan bahan kimia industri sebagai bahan baku untuk produk tertentu
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dalam lingkungan kimia tertentu
- Eksperimen pendidikan untuk memahami mekanisme reaksi kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3209-22-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2,3-Dichloronitrobenzene harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Penggunaan masker dan sarung tangan yang tepat dianjurkan untuk meminimalkan risiko paparan. Pastikan wadah tidak terbuka selama penyimpanan, dan simpan di area yang terkunci untuk mencegah akses yang tidak terkendali.
- Du dkk. (2016). Determination and modeling of solid–liquid equilibrium for ternary system of 3,4-dichloronitrobenzene + 2,3-dichloronitrobenzene + methanol. Fluid Phase Equilibria doi:10.1016/j.fluid.2015.10.043
- Li dkk. (2016). Measurement and calculation of solid–liquid equilibrium for ternary systems of 3,4-dichloronitrobenzene + 2,3-dichloronitrobenzene + ethanol/n-propanol. The Journal of Chemical Thermodynamics doi:10.1016/j.jct.2016.03.024
- Bönnemann dkk. (1998). Supported Pt–colloid catalysts for the selective hydrogenation of 3,4-dichloronitrobenzene. New Journal of Chemistry doi:10.1039/a709227j
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
