2,2-Diethoxypropane adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa organik. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini berperan sebagai reaktan atau pelarut yang membantu proses reaksi kimia menjadi lebih efisien. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan yang populer dalam berbagai eksperimen kimia.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi adisi, sehingga sangat cocok untuk aplikasi sintesis senyawa heterosiklik atau non-heterosiklik. Karena kemurnian tinggi dan konsistensi dalam kemasan, senyawa ini mudah dipakai dalam skala laboratorium. Sifat kimianya yang tidak mudah terurai juga membuatnya aman untuk digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium.
Di Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam laboratorium kimia, baik di universitas maupun lembaga penelitian. Karena ketersediaan dan kualitasnya, senyawa ini menjadi pilihan utama untuk eksperimen sintesis dan analisis kimia. Penggunaannya juga mendukung pengembangan teknologi dan penelitian di bidang kimia murni dan terapan.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat
- Reaksi substitusi dalam pembuatan senyawa organik
- Pelarut dalam reaksi kimia untuk meningkatkan efisiensi
- Bahan baku dalam produksi senyawa kimia industri
- Eksperimen kimia untuk pendidikan tingkat universitas
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 126-84-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 10mL, 250mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan panas |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan gelap untuk mencegah penguapan. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata serta jauhkan dari sumber panas atau api terbuka.
- Rodriguez‐Guadarrama (2024). Investigating The Kinetics of Anionic Polymerization of Butadiene in Presence of 1,2‐diethoxypropane Using Online Near‐Infrared Spectroscopy. Macromolecular Reaction Engineering doi:10.1002/mren.202300051
- Jiang dkk. (2005). The importance of tunneling effect to the decomposition of 2,2-dimethoxypropane and 2,2-diethoxypropane. Chemical Physics Letters doi:10.1016/j.cplett.2005.03.042
- Wan dkk. (2015). BMSCs laden injectable amino-diethoxypropane modified alginate-chitosan hydrogel for hyaline cartilage reconstruction. Journal of Materials Chemistry B doi:10.1039/c4tb01394h
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
