Butopyronoxyl adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang nutrisi dan biologi sel. Sebagai bahan aktif dalam produk nutrisi, senyawa ini berperan dalam studi metabolisme dan efek nutrisi terhadap kesehatan tubuh. Butopyronoxyl sering digunakan dalam penelitian yang mengeksplorasi hubungan antara nutrisi dan fungsi sel, terutama dalam konteks penelitian kesehatan masyarakat dan nutrisi terapeutik. Produk ini sangat relevan dalam laboratorium yang fokus pada penelitian kesehatan dan nutrisi.
Butopyronoxyl memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik. Karakteristik ini membuatnya cocok untuk digunakan dalam berbagai eksperimen yang memerlukan penanganan senyawa kimia yang tidak mudah terdegradasi. Ketersediaan dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan penggunaan dalam skala yang berbeda, baik untuk eksperimen kecil maupun penelitian skala besar.
Di laboratorium Indonesia, Butopyronoxyl sering digunakan dalam penelitian nutrisi dan kesehatan. Bahan ini menjadi alat penting untuk memahami dampak nutrisi terhadap fungsi sel dan metabolisme tubuh. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia memanfaatkan senyawa ini untuk mengembangkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat.
- Penelitian nutrisi untuk memahami efek nutrisi terhadap metabolisme sel
- Eksperimen biokimia untuk menguji aktivitas enzim dan reaksi kimia dalam lingkungan laboratorium
- Studi kesehatan masyarakat untuk mengembangkan program nutrisi terapeutik
- Pengujian bahan tambahan makanan untuk memastikan keamanan dan efektivitas
- Penelitian klinis untuk mengevaluasi dampak nutrisi pada penyakit kronis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 532-34-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Cell Biology > Nutrition Research |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Butopyronoxyl harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa. Hindari paparan langsung sinar matahari dan kelembapan berlebihan. Dalam penanganan, gunakan sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau saluran pernapasan. Pastikan area penyimpanan terkunci dan hanya diakses oleh personel yang terlatih.
—

