Dimethyl Acetal (534-15-6) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam pembentukan senyawa heterosiklik atau senyawa dengan struktur kompleks. Sebagai building block, Dimethyl Acetal memiliki peran penting dalam membangun struktur molekul yang lebih besar. Bahan ini sangat relevan dalam laboratorium kimia karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional lainnya.
Karakteristik utama dari Dimethyl Acetal adalah sifatnya yang stabil dalam kondisi tertentu dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi dan adisi. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan dalam proses pemisahan dan isolasi. Keunggulan lainnya adalah kemampuannya untuk beradaptasi dengan berbagai kondisi reaksi, baik dalam lingkungan basah maupun kering.
Di laboratorium Indonesia, Dimethyl Acetal digunakan secara luas dalam penelitian kimia murni maupun terapan. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya yang relatif mudah dan kualitasnya yang terjamin. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga riset sering memanfaatkan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan senyawa berstruktur sederhana namun sangat fleksibel.
- Sintesis senyawa heterosiklik – Dimethyl Acetal digunakan sebagai bahan dasar dalam pembentukan senyawa heterosiklik yang memiliki aplikasi dalam farmakologi dan kimia organik.
- Reaksi substitusi dan adisi – Senyawa ini sangat cocok untuk reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi dan fleksibilitas struktur.
- Pembuatan senyawa kompleks – Dalam proses pembentukan senyawa kompleks, Dimethyl Acetal berperan sebagai bahan yang mudah diubah dan beradaptasi.
- Eksperimen kimia organik – Bahan ini sering digunakan dalam laboratorium untuk mempelajari sifat dan reaktivitas senyawa organik.
- Pengembangan bahan kimia baru – Dimethyl Acetal menjadi bahan dasar dalam penelitian pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi industri.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 534-15-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Dimethyl Acetal harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Simpan di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari sumber panas atau sinar matahari langsung. Gunakan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
- (2005). ALKYNE via SOLID-LIQUID PHASE-TRANSFER CATALYZED DEHYDROHALOGENATION: ACETYLENE DICARBOXALDEHYDE TETRAMETHYL ACETAL AND ACETYLENE DICARBOXALDEHYDE DIMETHYL ACETAL. Organic Syntheses doi:10.15227/orgsyn.082.0179
- (1992). 2-methylundecanal dimethyl acetal. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/0278-6915(92)90252-g
- VARTANYAN dkk. (1992). ChemInform Abstract: Synthesis of 5‐Methoxytetrahydrofuran‐3‐carboxaldehyde Dimethyl Acetal.. ChemInform doi:10.1002/chin.199215162
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
