Ethylhexadecyldimethylammonium Bromide (EHDMAB) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai katalis transfer fase dalam berbagai reaksi kimia. Bahan ini memiliki struktur kationik yang memungkinkan transfer molekul antar fase, terutama antara fase polar dan non-polar. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk mempercepat reaksi kimia yang memerlukan interaksi antara dua fase berbeda, seperti dalam sintesis senyawa organik kompleks.
EHDMAB memiliki sifat stabil dan tidak mudah terurai dalam kondisi reaksi biasa. Karena struktur kationiknya, senyawa ini memiliki kemampuan untuk berikatan dengan anion-anion tertentu, sehingga memfasilitasi reaksi kimia yang sebelumnya sulit berlangsung. Karena sifat ini, EHDMAB menjadi pilihan utama dalam berbagai aplikasi laboratorium yang memerlukan katalis transfer fase.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, sintesis senyawa aktif biologis, dan dalam proses pemurnian senyawa kimia. Karena kehandalannya dalam mempercepat reaksi dan meningkatkan efisiensi, EHDMAB menjadi bahan yang diminati oleh para peneliti dan laboratorium yang membutuhkan katalis berkualitas tinggi.
- Reaksi sintesis senyawa organik kompleks memerlukan katalis transfer fase untuk meningkatkan efisiensi reaksi.
- Pemurnian senyawa kimia yang tidak larut dalam fase polar membutuhkan katalis yang mampu memfasilitasi transfer molekul.
- Penelitian dalam bidang kimia farmasi untuk meningkatkan reaktivitas senyawa aktif biologis.
- Proses pemisahan komponen dalam campuran multi-fase untuk isolasi senyawa tertentu.
- Pengembangan metode sintesis yang ramah lingkungan dengan penggunaan katalis yang efisien dan berkelanjutan.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 124-03-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Synthetic Reagents > Phase Transfer Catalysts |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari kelembapan dan sinar matahari langsung. |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung terhadap sinar matahari atau kelembapan tinggi. Gunakan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan terhindar dari kontaminasi. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah paparan langsung.
- Aubry dkk. (2023). Ethylhexadecyldimethylammonium bromide, a quaternary ammonium compound, controls inflammatory response through NRF2 pathway in a human immortalized keratinocyte cell line. Frontiers in Toxicology doi:10.3389/ftox.2023.1132020
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
