N,N-Dimethyl-4-nitroaniline (CAS 100-23-2) adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan gugus nitro dan dimetil pada posisi tertentu, sehingga memungkinkan reaktivitas tinggi dalam berbagai reaksi kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks, termasuk obat-obatan, bahan pewarna, dan bahan kimia industri.
Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, N,N-Dimethyl-4-nitroaniline menjadi pilihan ideal dalam reaksi substitusi, reduksi, dan reaksi coupling. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai kondisi laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini sering diaplikasikan dalam proyek penelitian yang memerlukan senyawa bahan baku dengan reaktivitas terkendali dan kemurnian tinggi.
- Sintesis senyawa obat-obatan yang memerlukan gugus nitro sebagai bagian struktur aktif
- Reaksi reduksi untuk menghasilkan amina yang lebih sederhana dan stabil
- Pembuatan bahan pewarna sintetis dengan struktur kompleks
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dalam berbagai kondisi kimia
- Pengembangan bahan kimia industri yang memerlukan reaktivitas terkendali
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 100-23-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
N,N-Dimethyl-4-nitroaniline harus disimpan dalam wadah kedap udara di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan reaksi kimia. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari dari paparan panas, sinar matahari langsung, dan kelembapan. Penggunaan harus dilakukan dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol, dengan penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker.
—
