Lauroylcholine Chloride dari TCI adalah ester kolin dengan asam laurat (C12) dalam bentuk garam klorida. Secara struktur, senyawa ini memiliki kepala amonium kuaterner bermuatan positif yang berasal dari kolin dan ekor asil dua belas karbon yang hidrofobik. Senyawa ini masuk ke kategori lipid dalam ilmu hayati dan dipakai di laboratorium biokimia, farmakologi, dan kimia koloid. Sifatnya menyerupai surfaktan kationik, sekaligus mirip analog asilkolin alami seperti asetilkolin.
Peneliti memilih senyawa ini karena ia menggabungkan dua sifat yang jarang dijumpai pada satu molekul. Bagian kolinnya membuat molekul dikenali oleh sistem biologis yang berinteraksi dengan ester kolin, termasuk enzim kolinesterase. Ekor laurilnya memberikan aktivitas permukaan sehingga senyawa dapat membentuk misel dalam air dan berinteraksi dengan membran lipid. Ikatan esternya dapat dihidrolisis, sehingga senyawa ini berguna untuk kajian degradasi enzimatik maupun kimiawi.
Di Indonesia, bahan ini relevan bagi laboratorium farmakologi dan biokimia di fakultas farmasi, kedokteran, dan biologi yang meneliti sistem kolinergik, membran, atau sistem penghantaran obat. Laboratorium kimia koloid dan formulasi juga dapat memakainya untuk membandingkan surfaktan kationik berbasis ester yang lebih mudah terurai. Kemasan 1g dan 5g sesuai untuk kebutuhan riset biokimia yang umumnya memakai bahan dalam jumlah kecil dengan kemurnian yang terdokumentasi.
Brosur TCI (PDF)
- Vitamins for Research and Experimental Use 2025-06-27 · hal. 6
- Quaternary Ammonium Salts 2025-11-10 · hal. 4
- Lipids 2025-12-17 · hal. 13
- Studi kolinesterase: sebagai ester kolin berantai panjang, senyawa ini dapat dipakai untuk mempelajari spesifisitas substrat enzim yang menghidrolisis ester kolin dengan berbagai panjang rantai asil.
- Kajian membran dan lipid: ekor C12 dan kepala kolin kationik membuatnya mampu masuk ke lapisan lipid, sehingga berguna untuk mempelajari gangguan membran model atau liposom.
- Penelitian peningkat permeasi: surfaktan berbasis asilkolin dipelajari pengaruhnya terhadap permeabilitas jaringan, sehingga relevan untuk riset sistem penghantaran obat dan formulasi.
- Kimia koloid dan misel: aktivitas permukaannya memungkinkan pengukuran konsentrasi misel kritis, tegangan permukaan, serta perbandingan dengan surfaktan kationik lain yang tidak memiliki ikatan ester.
- Studi surfaktan mudah terurai: ikatan ester yang dapat dihidrolisis menjadikannya model surfaktan kationik yang dapat terdegradasi, berguna dalam penelitian bahan yang lebih ramah lingkungan.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 25234-60-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Lipids |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | padatan, lihat CoA untuk rincian tiap lot |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, kering, terlindung dari kelembapan, ikuti suhu pada label |
Sebagai garam amonium kuaterner yang juga membawa ikatan ester, senyawa ini perlu dijauhkan dari kelembapan agar tidak menyerap air dan terhidrolisis perlahan. Simpan dalam wadah asli tertutup rapat, sebaiknya di dalam desikator, dan ikuti suhu penyimpanan yang tercantum pada label. Buka wadah setelah mencapai suhu ruang untuk mencegah pengembunan. Siapkan larutan segar bila memungkinkan. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, hindari menghirup debunya, dan rujuk SDS sebelum digunakan.
- Ananyev dkk. (1992). Transient peroxide formation by the manganese-containing, redox-active donor side of Photosystem II upon inhibition of O2 evolution with lauroylcholine chloride. Biochimica et Biophysica Acta (BBA) - Bioenergetics doi:10.1016/0167-4838(92)90486-w
- Fukakusa dkk. (2024). Brain drug delivery from the nasal olfactory region is enhanced using lauroylcholine chloride: An estimation using in vivo PET imaging. Nuclear Medicine and Biology doi:10.1016/j.nucmedbio.2024.108968
- Buzatu dkk. (2024). Lipase-catalysed esterification in a reactive natural deep eutectic solvent leads to lauroylcholine chloride rather than glucose ester. Reaction Chemistry & Engineering doi:10.1039/d4re00209a
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








