2,4-Dimethylhexane adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia, terutama dalam sintesis senyawa kompleks dan reaksi organik. Bahan ini termasuk dalam kategori building blocks, yang merupakan komponen dasar untuk pembentukan senyawa-senyawa lain. Sebagai hidrokarbon rantai lurus dengan substitusi pada posisi kedua dan keempat, senyawa ini memiliki struktur yang stabil dan mudah diproduksi. Dalam laboratorium, 2,4-Dimethylhexane sering digunakan sebagai pelarut atau bahan baku dalam reaksi kimia tertentu.
Karena struktur molekulnya yang sederhana dan kemurniannya tinggi, 2,4-Dimethylhexane menjadi pilihan yang populer dalam penelitian kimia. Senyawa ini tidak memiliki titik didih yang sangat tinggi, sehingga mudah diuapkan dan cocok untuk aplikasi yang membutuhkan proses penguapan atau distilasi. Selain itu, senyawa ini tidak reaktif secara kimia dalam kondisi normal, sehingga relatif aman untuk digunakan dalam berbagai eksperimen.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, 2,4-Dimethylhexane sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini juga ditemukan dalam berbagai aplikasi industri seperti produksi bahan kimia, pelarut, dan bahan baku untuk senyawa kompleks. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh para peneliti dan mahasiswa.
- Sintesis senyawa organik kompleks membutuhkan bahan dasar yang stabil dan mudah diproduksi
- Reaksi kimia yang memerlukan pelarut non-polar dengan sifat tidak reaktif
- Pembuatan senyawa aromatik melalui reaksi substitusi rantai karbon
- Penelitian tentang struktur molekul dan sifat fisik senyawa hidrokarbon
- Pengujian kualitas bahan kimia dalam proses pemurnian dan karakterisasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 589-43-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2,4-Dimethylhexane harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas atau api. Bahan ini bersifat tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam laboratorium, wadahnya harus ditempatkan di area yang terkontrol dan tidak terpapar sinar matahari langsung. Penanganan harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk menjaga keselamatan.
- Kim dkk. (2018). Enhanced activity of CuO/ZnO catalyst on the decomposition of dimethylhexane-1,6-dicarbamate into dimethylhexane-1,6-diisocyanate. Research on Chemical Intermediates doi:10.1007/s11164-018-3382-4
- Yin dkk. (2025). Experimental and kinetic modelling studies of 3,4-dimethylhexane pyrolysis: Effect of methyl side chain positions on dimethylhexane pyrolysis. Journal of the Energy Institute doi:10.1016/j.joei.2025.102263
- (2016). Structure and properties of the volatile isomers of bis-(1,1,1-trifluoro-5,5-dimethylhexane-2,4-dionato)platinum(II). Журнал структурной химии doi:10.15372/jsc20160619
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
