2,2-Dichloroacetophenone adalah senyawa kimia yang memiliki struktur aromatik dengan substituen klorin pada posisi 2 dan 2 dari gugus acetophenone. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa organik kompleks, terutama dalam reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai komponen penting dalam pembuatan senyawa heterosiklik, obat-obatan, dan bahan kimia industri. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini juga digunakan dalam penelitian kimia organik untuk memahami mekanisme reaksi dan struktur molekuler.
2,2-Dichloroacetophenone memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap berbagai reaktan seperti basa, asam, dan logam alkali. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan ideal dalam reaksi yang memerlukan pengendalian tingkat reaktivitas. Ketersediaan dalam bentuk padat dan kemudahan dalam pemrosesan membuat senyawa ini mudah digunakan dalam berbagai skala eksperimen. Selain itu, senyawa ini juga memiliki daya tarik dalam penelitian karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini juga menjadi pilihan utama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi dan industri. Dengan keberagaman aplikasinya, 2,2-Dichloroacetophenone tetap menjadi bahan yang diminati oleh para peneliti dan ilmuwan di Indonesia.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat-obatan
- Reaksi elektrofilik dalam studi mekanisme reaksi kimia organik
- Pembuatan senyawa aromatik kompleks untuk aplikasi industri
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa halogenasi dalam kimia organik
- Pengujian katalis dalam reaksi substitusi dan reaksi aromatik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2648-61-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Karena sifat reaktifnya, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pemrosesan dan penggunaan harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol, dengan ventilasi yang memadai untuk menghindari paparan uap.
- (2022). SYNTHESIS AND BIOLOGICAL EVALUATION OF SOME NOVEL 3, 4- DICHLOROACETOPHENONE CHALCONE DERIVATIVES. International Journal of Biology, Pharmacy and Allied Sciences doi:10.31032/ijbpas/2022/11.7.6231
- Ribeiro da Silva dkk. (2011). Thermochemical study of some dichloroacetophenone isomers. The Journal of Chemical Thermodynamics doi:10.1016/j.jct.2010.09.005
- Amaral dkk. (2014). Experimental thermochemical study of 2-chloroacetophenone and 2,4’-dichloroacetophenone. The Journal of Chemical Thermodynamics doi:10.1016/j.jct.2013.07.026
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
