3-Decenoic Acid (TCI D1186) adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang material ilmu dan teknologi. Bahan ini memiliki struktur molekuler khusus yang memungkinkan reaksi kimia yang kompleks, sehingga menjadi bahan penting dalam pembuatan bahan elektronik dan material kuantum dot. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau dalam penelitian tentang sifat optik dan elektronik dari material nano.
3-Decenoic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, serta kemampuan untuk berikatan dengan berbagai molekul lain, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini juga memiliki potensi dalam pengembangan material baru yang memiliki sifat unik. Keberagaman aplikasinya menjadikannya pilihan yang baik untuk peneliti yang membutuhkan bahan dengan sifat reaktif dan fleksibel.
Di laboratorium Indonesia, 3-Decenoic Acid digunakan dalam penelitian terkait material kuantum dot, elektronik organik, dan kimia anorganik. Bahan ini sangat relevan dalam upaya pengembangan teknologi baru yang membutuhkan bahan dengan sifat spesifik dan reaktivitas tinggi. Dengan adanya bahan ini, peneliti dapat melakukan eksperimen yang lebih kompleks dan mendukung inovasi di bidang sains dan teknologi.
- Pengembangan material kuantum dot untuk aplikasi optoelektronik
- Sintesis senyawa organik dengan struktur kompleks untuk penelitian kimia
- Penelitian tentang sifat elektronik dan optik dari material nano
- Pembuatan bahan baku untuk sintesis senyawa reaktif
- Pengujian kinerja material dalam lingkungan tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 15469-77-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Electronic Materials > Colloidal Quantum Dot (QD) Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 5mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
3-Decenoic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu kamar dan terlindungi dari udara lembap. Dalam laboratorium, penggunaan bahan ini harus dilakukan dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Selain itu, bahan ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia yang tidak kompatibel untuk mencegah reaksi berbahaya.
- TREHEN dkk. (1992). ChemInform Abstract: Synthesis of (E)‐9‐Oxo‐2‐decenoic Acid and (E)‐10‐Hydroxy‐2‐decenoic Acid. ChemInform doi:10.1002/chin.199228277
- Suzui dkk. (2017). Abstract 182: A new anticancer agent derived from decenoic acid for the treatment of colon cancer. Cancer Research doi:10.1158/1538-7445.am2017-182
- Marques dkk. (2015). Control of Biofilms with the Fatty Acid Signaling Molecule cis-2-Decenoic Acid. Pharmaceuticals doi:10.3390/ph8040816
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
