Trans-2,2-Dimethyl-3-heptene adalah senyawa organik yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekul yang unik, dengan dua gugus metil yang terikat pada atom karbon ke-2 dan rantai heptena yang membentuk ikatan ganda. Senyawa ini sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk membangun struktur molekul yang lebih besar. Dalam laboratorium, senyawa ini menjadi bagian penting dari proses sintesis senyawa heterosiklik atau non-heterosiklik yang diperlukan untuk penelitian material, farmakologi, dan kimia organik.
Trans-2,2-Dimethyl-3-heptene memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap oksidasi dan paparan cahaya. Struktur molekulnya yang memiliki ikatan ganda memungkinkan reaktivitas tinggi dalam berbagai reaksi seperti hidrogenasi, halogenasi, dan reaksi adisi. Karena sifat ini, senyawa ini menjadi pilihan utama untuk peneliti yang membutuhkan bahan dengan reaktivitas yang terkendali.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia murni, pengembangan obat, dan produksi bahan kimia industri. Ketersediaan bahan ini di pasar lokal membantu peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen yang membutuhkan bahan baku kualitas tinggi.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi adisi untuk membangun struktur molekul kompleks
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik dalam kondisi tertentu
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia organik
- Pembuatan bahan kimia industri seperti plastik dan bahan peledak
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 19550-75-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan suhu tinggi |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya untuk mencegah degradasi. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Harus dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata.
- Maniar dkk. (2021). Enzymatic Synthesis of Muconic Acid-Based Polymers: Trans, Trans-Dimethyl Muconate and Trans, β-Dimethyl Hydromuconate. Polymers doi:10.3390/polym13152498
- BANCROFT dkk. (1990). ChemInform Abstract: trans‐(Dimethyl sulfoxide‐O)(dimethyl sulfoxide‐S)bis(trifluoroacetato)palladium(II); Alternative Ligation Modes of an Ambidentate Ligand. ChemInform doi:10.1002/chin.199002044
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
