Clonidine Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologi dan biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen terkait sistem saraf pusat, terutama dalam studi tentang tekanan darah dan respons neurologis. Dalam laboratorium, Clonidine Hydrochloride digunakan sebagai bahan aktif dalam uji coba obat, pengembangan terapi medis, dan penelitian klinis. Karena sifatnya yang spesifik, bahan ini menjadi pilihan utama untuk para peneliti yang ingin memahami mekanisme kerja obat-obatan yang terkait dengan sistem saraf.
Clonidine Hydrochloride memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat disimpan dalam kondisi tertentu. Senyawa ini berbentuk padat, berwarna putih, dan memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik. Keunggulan utamanya adalah kemurnian tinggi dan konsistensi dalam setiap kemasan, sehingga cocok untuk eksperimen yang membutuhkan presisi tinggi. Karena sifatnya yang tidak beracun dalam dosis tertentu, bahan ini juga digunakan dalam penelitian terapi obat yang aman.
Di laboratorium Indonesia, Clonidine Hydrochloride sering digunakan dalam penelitian farmakologi dan biomedis. Bahan ini menjadi alat penting untuk para ilmuwan yang ingin mengembangkan obat baru atau memahami efek farmakologis senyawa tertentu. Karena kehandalannya, bahan ini juga digunakan dalam pendidikan tingkat universitas untuk melatih mahasiswa dalam prosedur penelitian ilmiah yang akurat dan terukur.
- Pengujian efek farmakologis obat pada sistem saraf pusat
- Penelitian terapi hipertensi dan pengendalian tekanan darah
- Pengembangan obat yang bekerja melalui jalur reseptor alpha-2
- Uji coba eksperimental untuk penelitian neurofarmakologi
- Penelitian klinis terkait gangguan neurologis dan psikotropik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4205-91-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat, berwarna putih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan dalam kondisi kering |
Clonidine Hydrochloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu ruangan yang stabil dan kering untuk menjaga kualitasnya. Dalam penanganan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Di laboratorium, bahan ini harus disimpan di area yang terpisah dari bahan kimia lain untuk mencegah risiko reaksi kimia.
- Associate Professor Department of Anaesthesia, Gujarat Cancer And Research Institute Ahmedabad, Gujarat, India dkk. (2012). A Comparative study of Thoracic epidural Clonidine hydrochloride and IV Fentanyl hydrochloride + IV Lignocaine hydrochloride to attenuate hemodynamic response induced by endobronchial intubation. International Journal of Scientific Research doi:10.15373/22778179/feb2014/104
- (2025). Formulation and evaluation of clonidine hydrochloride transdermal patch. Kathmandu University Journal of Science Engineering and Technology doi:10.70530/kuset.v19i3.689
- Wulf dkk. (1994). The stability of mixtures of morphine hydrochloride, bupivacaine hydrochloride, and clonidine hydrochloride in portable pump reservoirs for the management of chronic pain syndromes. Journal of Pain and Symptom Management doi:10.1016/0885-3924(94)90189-9
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

